Bos BRI: UMKM di Luar Jawa Lebih Optimistis
Rabu, 28 April 2021 - 23:30 WIB
loading...
Direktur Utama Bank BRI. Sunarso. FOTO/dok.BRI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama Bank BRI Sunarso menyampaikan kondisi dan potensi UMKM dalam BRI Micro & SME Index (BMSI) untuk kuartal pertama 2021. Data BMSI untuk kuartal pertama 2021 tercatat dalam tren naik dibandingkan kuartal sebelumnya atau QoQ.
Pergerakan ini disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang mulai meningkat karena turunnya infeksi baru Covid-19 dan vaksinasi yang terus meluas. "Aktivitas ekonomi naik karena ada peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan perayaan imlek, serta antisipasi permintaan Puasa dan Idul Fitri. Kemudian juga ada panen raya tanaman bahan makanan dan kenaikan harga komoditas," ujar Sunarso dalam webinar di Jakarta (28/4/2021).
Baca Juga: Unilever Sudah Bayar Lunas THR Karyawan, Kemnaker: Itu Perlu Dicontoh!
Berikutnya untuk sektor konstruksi juga terdorong akibat relaksasi LTV properti, yang menguntungkan sektor kontruksi dan menyebabkan multiplier effect ke sektor UMKM lainnya. "Sehingga diperkirakan pertumbuhan PDB pada kuartal pertama 2021 (Q0Q) akan lebih baik dibandingkan kuartal akhir 2020 sebelumnya," katanya.
Data selanjutnya yaitu terdapat sepuluh provinsi dengan BMSI yang tinggi atau di atas ambang batas 100. Provinsi yang optimistis pada kuartal pertama 2021 yakni Sultra, Malut, Kalbar, Riau, Bengkulu, Babel, Sulut, Sulteng, Kalsel, dan Maluku. "Bayangkan para pelaku UMKM yang optimistis ini semua dari luar Jawa," imbuhnya.
Pergerakan ini disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang mulai meningkat karena turunnya infeksi baru Covid-19 dan vaksinasi yang terus meluas. "Aktivitas ekonomi naik karena ada peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan perayaan imlek, serta antisipasi permintaan Puasa dan Idul Fitri. Kemudian juga ada panen raya tanaman bahan makanan dan kenaikan harga komoditas," ujar Sunarso dalam webinar di Jakarta (28/4/2021).
Baca Juga: Unilever Sudah Bayar Lunas THR Karyawan, Kemnaker: Itu Perlu Dicontoh!
Berikutnya untuk sektor konstruksi juga terdorong akibat relaksasi LTV properti, yang menguntungkan sektor kontruksi dan menyebabkan multiplier effect ke sektor UMKM lainnya. "Sehingga diperkirakan pertumbuhan PDB pada kuartal pertama 2021 (Q0Q) akan lebih baik dibandingkan kuartal akhir 2020 sebelumnya," katanya.
Data selanjutnya yaitu terdapat sepuluh provinsi dengan BMSI yang tinggi atau di atas ambang batas 100. Provinsi yang optimistis pada kuartal pertama 2021 yakni Sultra, Malut, Kalbar, Riau, Bengkulu, Babel, Sulut, Sulteng, Kalsel, dan Maluku. "Bayangkan para pelaku UMKM yang optimistis ini semua dari luar Jawa," imbuhnya.
Lihat Juga :