Meski Pandemi, Unilever Tetap Untung Rp1,7 Triliun di Kuartal I 2021

Kamis, 29 April 2021 - 20:48 WIB
loading...
Meski Pandemi, Unilever...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemulihan ekonomi sudah berada pada jalur positif, meski belum sesuai harapan yang diinginkan seluruh pemangku kepentingan. Meski begitu, emiten sektor produk konsumsi masih dapat menjaga profitabilitas walaupun terbatas. Hal tersebut menjadi bukti berbagai perusahaan tetap mampu menjaga kinerja yang efisien di tengah pandemi. Salah satu emiten yang berhasil menjaga kinerja yaitu PT Unilever Indonesia, Tbk . (Unilever), salah satu pelaku usaha produk konsumsi terbesar di Indonesia.

Dihadapkan dengan pertumbuhan penjualan domestik yang melambat pada triwulan pertama 2021, Unilever masih meraih penjualan bersih sebesar Rp10,3 triliun, dengan kategori makanan menyumbang 3,7% pertumbuhan. Meski faktanya, hampir semua kategori produk konsumen masih mengalami pertumbuhan negatif. Analis pasar modal Sukarno Alatas menilai agar kinerja bisa tetap terjaga saat ini perusahaan bisa fokus efisiensi biaya bahkan bisa melakukan diversifikasi produk jika diperlukan. Sehingga tetap diminati konsumen. Apalagi ditengah pandemi konsumen cenderung sensitif dengan harga.

"Kinerja sektor FMCG seperti Unilever dalam jangka panjang tetap positif karena selain target pasarnya besar, kontribusi tingkat konsumsi masyarakat terhadap ekonomi juga tinggi. Dan saat ini seharusnya menjadi kesempatan untuk masuk. Karena ketika pendemi selesai, tingkat konsumsi mulai normal disitu kita tinggal merasakan kenaikan dari kinerja perusahaan," ujar Sukarno, di Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Unilever Sudah Bayar Lunas THR Karyawan, Kemnaker: Itu Perlu Dicontoh!

Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan, menghadapi pandemi yang berkepanjangan, Perseroan tetap fokus pada pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis jangka panjang yang ditentukan oleh tiga prioritas utama yaitu ketersediaan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, keselamatan dan kesejahteraan karyawan. "Serta tetap berkontribusi pada berbagai upaya yang dilakukan pemerintah agar Indonesia segera bangkit lebih kuat pasca pandemi," ujar Ira Noviarti.

Pada Triwulan 1 2021 belum terjadi pembatasan aktivitas masyarakat yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga kondisi ini menciptakan situasi yang kontras pada performa usaha lintas sektor. Meski demikian, Unilever berhasil mencapai laba bersih sebesar Rp1,7 triliun dan peningkatan marjin laba sebelum pajak melalui optimalisasi dalam beberapa aspek, termasuk efisiensi pada operasional perusahaan.

Perusahaan juga berupaya menjaga daya beli agar pemulihan ekonomi bisa semakin positif. Karema itu, beberapa merek unggulan seperti Kecap Bango dan Sahaja kini telah tersedia pada kemasan ekonomis yang diharap mampu mendorong konsumsi masyarakat meski polanya berubah. "Meski masih penuh tantangan, tahun 2021 juga diharapkan menjadi tahun pemulihan. Dengan mengandalkan inovasi yang tepat sasaran memenuhi kebutuhan konsumen saat ini dan terus beriorientasi pada pertumbuhan jangka panjang, kami optimis bahwa Perseroan dapat mengatasi berbagai tantangan dan siap menyambut dengan maksimal begitu momentum pemulihan ekonomi tiba," ujar Ira .

Strategi lain yang dilakukan Unilever yaitu meluncurkan Muslim Centre of Excellence (MCOE), Inovasi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah karena sejalan dengan visi Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2024. Secara nasional, pemerintah masih mencatatkan pertumbuhan yang positif pada sektor industri halal, khususnya produk makanan, farmasi, kosmetik, dan kebutuhan rumah tangga. Lewat Unilever MCOE, Perseroan diharapkan mampu menjawab kebutuhan konsumen muslim di Indonesia, dan sekaligus menangkap peluang ekspor ke pasar global.

Baca Juga: Dukung Pemerintah, Unilever Siap Terlibat Distribusi Vaksin Covid-19

Dalam paparan virtual peluncuran MCOE Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa penguatan industri halal sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan visi Indonesia maju sebagai pusat ekonomi syariah dunia. “Saya menghargai komitmen dan juga keseriusan PT Unilever Indonesia Tbk di dalam melahirkan produk-produk yang sesuai dengan nilai-nilai yang dipercaya oleh umat muslim, yaitu produk halal," ujar Sri Mulyani. Dalam aspek kontribusi ke masyarakat, sekaligus penguatan komunitas Unilever melanjutkan beberapa program unggulan seperti dukungan sanitasi kepada 3.000 masjid di penjuru tanah air hasil kerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
U-Pro x ASLI Perkuat...
U-Pro x ASLI Perkuat Strategi Industri Laundry
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Rekomendasi
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Berita Terkini
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved