Dicuekin Erick Thohir, Pensiunan Nasabah Jiwasraya Geruduk Gedung Kemen-BUMN
Jum'at, 30 April 2021 - 13:56 WIB
loading...
Para pensiunan yang jadi nasabah Jiwasraya ketika mendatangi kantor Erick Thohir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Para pensiunan yang menjadi nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menuntut agar polis anuitas dana pensiun dapat dihilangkan dari restrukturisasi Jiwasraya. Tuntutan tersebut dilakukan di depan kantor Kementerian BUMN , Jakarta Pusat.
Para pensiunan ini mengatasnamakan diri sebagai Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya (FPBNJ). Ketua FPBNJ Syahrul Tahir menginginkan agar Menteri BUMN Erick Thohir dapat menerima masukan mereka.
Baca juga:Hari Terakhir Pelaporan SPT Badan, Maaf! Tak Ada Tambahan Waktu
Dia mengaku, sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada Erick Thohir melalui kurir dan surat elektronik. Meski begitu, kedua surat perihal aspirasi restrukturisasi polis tradisional Asuransi itu belum mendapat respons dari sang Menteri.
"Ya jelas kami kecewa, pada tanggal 5 April lalu kami pernah bersurat ke Kementerian BUMN, perihal aspirasi restrukturisasi polis tradisional asuransi Jiwasraya bagi pensiunan BUMN. Namun surat yang dikirim melalui kurir tidak juga masuk dan hasilnya nihil. Kami sebenarnya kirim juga pakai surat elektronik," ujar Syahrul kepada Wartawan, Jumat (30/4/2021).
Para pensiunan ini mengatasnamakan diri sebagai Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya (FPBNJ). Ketua FPBNJ Syahrul Tahir menginginkan agar Menteri BUMN Erick Thohir dapat menerima masukan mereka.
Baca juga:Hari Terakhir Pelaporan SPT Badan, Maaf! Tak Ada Tambahan Waktu
Dia mengaku, sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada Erick Thohir melalui kurir dan surat elektronik. Meski begitu, kedua surat perihal aspirasi restrukturisasi polis tradisional Asuransi itu belum mendapat respons dari sang Menteri.
"Ya jelas kami kecewa, pada tanggal 5 April lalu kami pernah bersurat ke Kementerian BUMN, perihal aspirasi restrukturisasi polis tradisional asuransi Jiwasraya bagi pensiunan BUMN. Namun surat yang dikirim melalui kurir tidak juga masuk dan hasilnya nihil. Kami sebenarnya kirim juga pakai surat elektronik," ujar Syahrul kepada Wartawan, Jumat (30/4/2021).
Lihat Juga :