Sektor Padat Karya Diprioritaskan Dapat Vaksin Gotong-Royong

Senin, 03 Mei 2021 - 14:10 WIB
loading...
Sektor Padat Karya Diprioritaskan...
Salah satu prioritas program vaksin gotong royong adalah sektor padat karya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi gotong-royong . Salah satu yang menjadi prioritas adalah sektor padat karya .

Baca Juga: KPCPEN: Vaksin Gotong Royong Percepat Herd Immunity

“Dan prioritas berbasis zonasi prioritas. Dan juga berbasis kepada perusahaan-perusahaan yg telah mendaftarkan di Kadin. Dan tentunya berbasis pada jenis industrinya yang diutamakan padat karya,” kata Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Senin (3/5/2021).

Terkait dengan ini Airlangga mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan akan segera menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait harga vaksin gotong royong. Dimana saat ini jenis vaksin untuk vaksinasi gotong-royong adalah Sinopharm.

"Kemudian terkait jenis vaksinnya adalah vaksin Sinopharm yang sudah komit untuk masuk sejumlah sekitar 7 juta. Dan dengan opsi 7 juta. Dan juga 7,5 juta Sinopharm itu yang sudah signing ditargetkan sampai bulan Juli. Opsinya 7,5 (juta) dan ada 5 juta Cansino yang sedang dalam proses,” ungkapnya.

Baca Juga: Andi Arief Nilai Rezim Jokowi Bekerja Hanya untuk Kalahkan Rekor SBY

Seperti diketahui vaksin gotong-royong adalah vaksinasi yang akan dilakukan pada fasilitas kesehatan swasta. Dimana sasarannya adalah pekerja swasta dengan. Rencananya vaksinasi akan dilaksanakan pada tanggal 9 Mei mendatang.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Rekomendasi
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved