Sikapi Pengangguran, Rhino Indonesia Gandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa

Senin, 03 Mei 2021 - 21:10 WIB
loading...
Sikapi Pengangguran,...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) , pada periode Agustus 2021, jumlah angka pengangguran meningkat 2,67 juta orang. Dengan demikian, jumlah angkatan kerja di Indonesia yang menganggur menjadi sebesar 9,77 juta orang akibat pandemi Covid-19.

Menyikapi kondisi itu PT Rhino Indonesia Sukses (Rhino Indonesia) turut berpartisipasi dalam mengurangi angka pengangguran dengan menyelenggarakan program tahunan Rhino Peduli. Rhino Indonesia memberikan donasi berupa paket usaha sablon digital.

Baca juga:Kompak dengan KSSK, LPS Pilih Turunkan Bunga Penjaminan

Rhino Indonesia menggandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa sebagai lembaga rujukan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Kerja sama ini diawali dengan penyerahan simbolis paket usaha sablon digital yang dilakukan oleh Chief Marketing Officer Rhino Indonesia Hendry Liaw dan Abdurrahman Usman selaku Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.

Chief Marketing Officer Rhino Indonesia Hendry Liaw mengungkapkan, program ini merupakan langkah nyata untuk berpartisipasi menurunkan angka pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Kerja sama ini kami lakukan untuk memberikan bekal kepada masyarakat yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 untuk terus memiliki pekerjaan serta penghasilan. Kami berharap dapat menghasilkan para pengusaha-pegusaha baru. Ini adalah upaya nyata untuk berpartisipasi dalam menurukan angka pengangguran dan mendukung kemajuan eknomi kreatif di Indonesia," ujar Hendry dalam siaran persnya, Senin (03/05/2021).

Hendry Liaw menambahkan, program ini bertujuan mengembangkan sumber daya manusia. Ada pun kerja sama yang dilakukan antara lain memberikan paket usaha sablon digital, pelatihan secara langsung dengan para peserta Dompet Dhuafa Kemandirian dan buka puasa bersama.

Paket usaha ini memudahkan peserta pembinaan bisa langsung memulai usaha dengan modal yang sangat minim. Karena paket usaha akan diletakkan di kantor pembinaan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa yang bisa dipakai oleh semua peserta pembinaan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.

"Kerja sama ini sebagai salah satu jembatan kami untuk memperkenalkan adanya peluang usaha custom sablon digital. Tak hanya sampai di situ setelah ini Rhino akan melakukan pelatihan sablon digital secara berkala. Ibaratnya kami ini memberikan pancing kepada mereka bukan ikan-nya, kalau ikan dalam waktu singkat akan cepat habis. Dengan begitu mereka akan terus berkembang dan berinovasi serta kita Rhino Indonesia akan terus berkomitmen melakukan program CSR dalam bentuk edukasi," tambahnya.

Baca juga:Beredar Kabar Pegawai KPK yang Tak Lolos Tes ASN Dipecat, Ini Kata Firli Bahuri

Rhino Indonesia memiliki fokus terhadap pengembangan dan mendukung UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Indonesia. Sebelumnya Rhino Indonesia telah melakukan berbagai bentuk edukasi, seperti membuka Creative Class, Now Everyone Can Custom, Mom Preneur, dan pelatihan lainnya yang dilakukan dengan komunitas serta pemerintahan.

Rhino Indonesia sediri merupakan perusahaan yang bergerak di dunia industri kreatif digital printing yang berdiri sejak tahun 2014. Saat ini Rhino Indonesia sudah memiliki 22 distributor yang tersebar di seluruh Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved