Pendapatan Melandai, Adhi Karya Cetak Laba Rp6,7 Miliar di Kuartal I
Selasa, 04 Mei 2021 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Adapun pelanggan dengan pendapatan usaha melebihi 10 persen dari total pendapatan usaha diantaranya PT Jogjasolo Marga Makmur sebesar Rp546,58 miliar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp317,89 miliar dan PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp242,47 miliar.
ADHI mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal I-2021 menjadi Rp1,79 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,64 triliun, beban penjualan juga mengalami penurunan menjadi Rp3,94 miliar dari sebelumnya Rp6,82 miliar serta beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp145,73 miliar dari sebelumnya Rp179,79 miliar.
Baca juga: Bukan Milenial, YouTuber Gen Z Dominasi Subscriber dan Pendapatan Terbanyak
Sementara itu, arus kas neto digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp1,50 triliun, arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp14,59 miliar dan arus kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp58,63 miliar.
Adhi Karya mencatatkan liabilitas sebesar Rp31,96 triliun dan ekuitas Rp5,58 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp37,54 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp38,09 triliun.
ADHI mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal I-2021 menjadi Rp1,79 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,64 triliun, beban penjualan juga mengalami penurunan menjadi Rp3,94 miliar dari sebelumnya Rp6,82 miliar serta beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp145,73 miliar dari sebelumnya Rp179,79 miliar.
Baca juga: Bukan Milenial, YouTuber Gen Z Dominasi Subscriber dan Pendapatan Terbanyak
Sementara itu, arus kas neto digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp1,50 triliun, arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp14,59 miliar dan arus kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp58,63 miliar.
Adhi Karya mencatatkan liabilitas sebesar Rp31,96 triliun dan ekuitas Rp5,58 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp37,54 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp38,09 triliun.
(ind)
Lihat Juga :