Pertumbuhan Ekonomi RI Terkoreksi, Pelaku Pasar Pilih Wait and See

Rabu, 05 Mei 2021 - 10:34 WIB
loading...
Pertumbuhan Ekonomi...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (5/5/2021). Indeks tercatat menguat 0,28 persen berada di level 5.980.

Pengamat pasar modal Riska Afriani menuturkan, para pelaku pasar masih cenderung wait and see terkait data pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di mana, pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal satu diprediksi memang masih pada kisaran minus 0,6 hingga minus 0,9%.

“Kinerja kuartal pertama itu kan awalnya ditargetkan akan menguat atau akan berada di zona positif. Namun, ketika menuju di kuartal kedua dan kuartal ketiga di sini kita lihat bahwa pemerintah memperkirakan adanya koreksi dalam kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama,” tuturnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Kembali ke Zona Hijau, IHSG Dibuka Naik 16 poin ke Level 5.980

Selain itu, menurut Riska, daya beli masyarakat juga belum kembali pada kondisi seperti sebelum pandemi. Hal tersebut bisa dilihat dari data inflasi menjelang Ramadan yang berada di bawah 0,2%.

“Padahal di Ramadan 2019 itu mencapai 0,68%, sementara saat ini kita hanya berada di 0,13%. Jadi, kita di sini butuh dari pelaku pasar melihat apakah memungkinkan target pemerintah hingga akhir tahun ini tercapai ketika di kuartal pertama relatif terjadi koreksi untuk pertumbuhan ekonomi,” ujar dia.

Lanjutnya, walau terjadi koreksi pada kuartal pertama namun beberapa indikator perbaikan ekonomi bisa menjadi trigger di kuartal kedua hingga kuartal empat.

“Kita lihat dari sisi inflasi yang terkendali, kemudian juga dari vaksinasi yang berjalan cukup baik. Beberapa hal ini mungkin bisa menjadi perhatian juga terhadap pelaku pasar,” ucap Riska.

Baca juga: Dipicu Kenaikan Harga Bahan Pokok, Inflasi April Capai 0,13%

Sementara itu, Riska menjelaskan, tren transaksi saat ini memang masih didominasi oleh pelaku pasar domestik. Namun, untuk pergerakan IHSG dinilai masih relatif stabil.

“Beberapa saham second liner dan third liner saat ini masih kembali cukup attractive daripada perdagangan sebelumnya yang terlihat relatif sepi dilihat dari volume perdagangan,” terangnya.

Riska kemudian merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, BMRI, PGAS, ICBP, dan LSIP.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved