Menyambut Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan Kredit

Rabu, 05 Mei 2021 - 21:58 WIB
loading...
Menyambut Kekayaan Intelektual...
Rencana skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang sedang digodok oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno disambut baik oleh para pelaku ekonomi kreatif. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang sedang digodok oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno disambut baik oleh para pelaku ekonomi kreatif . Hal ini nantinya akan tertuang dalam rancangan peraturan pelaksana Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif yang sedang disiapkan.

"Kami lagi siapkan rancangan peraturan pelaksana UU Ekonomi kreatif tahun 2019 (yang) mengatur skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Begitu sudah daftar kekayaan intelektual bisa dijaminkan ke perbankan dan bisa digunakan sebagai aset. Jadi tidak perlu pinjam kolateral, tidak perlu pinjam agunan," tutur Sandiaga.

Baca Juga: Kekayaan Intelektual RI Ranking 3 Dunia, Pemerintah Dorong UMKM Daftarkan KI

Aturan ini dibuat dalam rangka membuat sistem pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual. Pembiayaan dengan skema ini memungkinkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal usaha. Sehingga akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif dengan aspek memadai bisa dihadirkan pemerintah lalu direalisasi dan dieksekusi.

Faza Meonk Kreator Si Juki menyambut positif Peluang menjadikan IP sebagai jaminan ke perbankan.

“Saya merespon dengan sangat positif narasi pak menteri untuk dapat mendukung pendanaan dan investasi terhadap bisnis IP di Indonesia. Karena bisnis IP sendiri adalah bisnis yang 'Long Game', sehingga dibutuhkan sekali dukungan baik dari sisi kapital, network, dan promosi. Semoga dengan ini kedepannya IP dapat di valuasikan dengan tepat sehingga meningkatkan valuasi ekonomi kreatif di Indonesia, karena opportunity nya masih sangat luas dan berpotensi tinggi," terangnya.

Sederet pelaku kreatif IP yang hadir di acara ini adalah Angga Dwimas Sasongko, Gina S. Noer, Cornelio Sunny, Faza Meonk, Ivan Chen, dan juga terdapat sesi khusus mengungkap kreator dar IP-IP yang sedang naik daun seperti Dalang Pelo, Vernalta, dan On Maple Haven.

World Intellectual Property Organization atau WIPO sejak tahun 2000 berinisiatif menggelar hari perayaan kekayaan intelektual guna menyebarluaskan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan industri IP yang mempunyai potensi tinggi.

Sementara itu di Indonesia, AIPI dan Katapel.ID pun ikut andil dalam perayaan ini dengan menggelar Katapel Series: World IP Day 2021 dengan serangkaian acara yaitu IPitch dan dIP Talks.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif R.I dan juga Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta serta dukungan dari beberapa pihak seperti, LINE Indonesia, INFIA, Pionicon, dan PositiVibe acara ini digelar dalam format daring melalui platform Airmeet.

Ketua AIPI (Asosiasi IP Kreatif Indonesia), Erlan Arisandi Prabowo menuturkan, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak agar ekosistem IP Indonesia bisa terwujud dengan sempurna. Karena sangat disayangkan bila talenta yang dimiliki para kreator IP kita tidak mendapatkan perhatian khusus.

Karena selama ini sudah semakin banyak pelaku kreatif Indonesia yang diajak pihak luar untuk bekerja sama yang mana mereka adalah pelaku industri IP kelas dunia.

Baca Juga: Dorong Komersialisasi Produk Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual

Beliau juga menambahkan, peringatan World IP Day tahun ini tidak hanya sekedar menggelar webinar saja, tapi juga disertai program pembimbingan singkat yang diberi nama IPitch. Yang mana IP yang lolos akan diberi bimbingan selama 6 bulan.

“Program IPitch ini merupakan salah satu upaya kita bersama dalam memajukan industri iP di tanah air. Karena kami melihat banyak sekali potensi-potensi yang belum digali dari kreator-kreator IP kita,” sambung Erlan menambahkan.

Lalu juga ada webinar dIP Talks yang menghadirkan pembicara dari berbagai pihak, baik dari sisi pemerintahan dan pelaku kreatif itu sendiri.

“Kita mencoba menelisik dari berbagai sisi, Game, animasi, komik, dan film. Dengan harapan terungkap hal apa saja yang menjadi penghalang dalam memasarkan sebuah IP sehingga kita akan bisa menemukan solusi yang tepat. Kami berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemercik semangat para kreator IP Indonesia untuk terus berkarya, dan juga tercipta ekosistem industri kekayaan intelektual yang dinamis di tanah air,” tambah Erlan.

Acara ini dibuka untuk umum dan gratis. Untuk mendaftar caranya cukup mudah, dengan mengunjungi instagram Katapel.ID di @katapel.id dan klik link yang ada pada bio.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved