Lihat Langsung Pabrik Pengolahan Makanan Laut, Jokowi: Menjanjikan untuk Pasar Dunia
Kamis, 06 Mei 2021 - 19:10 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membaca peluang menjanjikan bahwa produk-produk hasil perikanan Indonesia bisa masuk ke pasar dunia. Foto/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
A
A
A
LAMONGAN - Usai melihat langsung pabrik pengolahan makanan laut yang menjalankan ekspor hasil olahan ke mancanegara di PT Bumi Menara Internusa (BMI). Presiden Joko Widodo (Jokowi) membaca peluang menjanjikan bahwa produk-produk hasil perikanan Indonesia bisa masuk ke pasar dunia.
"Saya kira proses-proses produksi yang kita lihat di PT BMI ini menjadi inspirasi bahwa sebetulnya peluang produk-produk perikanan kita ini untuk pasar dunia masih sangat menjanjikan. Pasarnya terbuka lebar," ujar Jokowi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga: Trenggono Lepas Ekspor Produk Perikanan Senilai Rp1 Triliun
Sebagaimana dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, meski pasar dunia tersebut terbuka lebar, Jokowi menilai bahwa rantai pasok bahan baku baik berupa udang, kepiting, rajungan, cumi, hingga ikan masih perlu ditingkatkan sehingga memberi nilai tambah produk-produk laut tersebut bagi negara.
"Saya kira ke depan ini yang harus dikembangkan di negara kita, baik nanti dari tangkapan dari laut maupun dari budidaya. Ini menjadi tugas besar dari Pak Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) sehingga dari hulu sampai hilir semuanya memang harus dilihat ada masalah di sebelah mana dan itu yang harus diselesaikan," jelasnya.
"Saya kira proses-proses produksi yang kita lihat di PT BMI ini menjadi inspirasi bahwa sebetulnya peluang produk-produk perikanan kita ini untuk pasar dunia masih sangat menjanjikan. Pasarnya terbuka lebar," ujar Jokowi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga: Trenggono Lepas Ekspor Produk Perikanan Senilai Rp1 Triliun
Sebagaimana dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden, meski pasar dunia tersebut terbuka lebar, Jokowi menilai bahwa rantai pasok bahan baku baik berupa udang, kepiting, rajungan, cumi, hingga ikan masih perlu ditingkatkan sehingga memberi nilai tambah produk-produk laut tersebut bagi negara.
"Saya kira ke depan ini yang harus dikembangkan di negara kita, baik nanti dari tangkapan dari laut maupun dari budidaya. Ini menjadi tugas besar dari Pak Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) sehingga dari hulu sampai hilir semuanya memang harus dilihat ada masalah di sebelah mana dan itu yang harus diselesaikan," jelasnya.
Lihat Juga :