China dan Korsel Jadi Bahan Contekan RI Soal Wisata Halal, Kok Bisa?

Kamis, 06 Mei 2021 - 19:57 WIB
loading...
China dan Korsel Jadi...
Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin ingin mencontoh China dan Korea Selatan (Korsel) dalam pengembangan wisata halal yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin ingin mencontoh China dan Korea Selatan (Korsel) dalam pengembangan wisata halal . Dimana Ia menceritakan, bahwa Kota Beijing di China telah menerapkan konsep wisata halal ini.

Akibat pengembangan dan menerapkan konsep wisata halal, beberapa wisatawan muslim pun nyaman ketika berkunjung ke sana. Salah satu contohnya adalah wisatawan dari Mayalsia, Brunei hingga Singapura nyaman ketika berkunjung ke Beijing

"Saya pernah ke Beijing. Di Beijing itu ada restoran halal, ada tempat salat. Layanannya itu dari (pemerintah kota) Beijing, sehingga banyak saya lihat (wisatawan) dari Malaysia, Brunei, Singapura, dan dari beberapa negara lain itu banjir ke sana dan mereka nyaman," ujar Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangannya, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga: Persepsi Salah Soal Wisata Halal Jadi Perhatian Wapres Ma'ruf Amin

Salah satu contoh lainnya adalah objek wisata Nami Island di Korea Selatan. Di objek wisata Nami Island itu memiliki restoran yang menjual produk-produk halal hingga tersedia juga mushola untuk tempat wisatawan muslim beribadah.

"Bahkan saya pernah ke Korea Selatan, di sana itu ada Nami Island, di situ ada restoran halal, ada mushola, padahal itu tempat orang datang dari seluruh dunia. Nah itu artinya mereka memang menyiapkan layanan halal seperti itu," ungkap Wapres.

Oleh sebab itu, Wapres menegaskan bahwa penyediaan layanan syariah adalah konsep yang dipakai untuk mewujudkan wisata halal. Bukan berarti objek wisatanya yang harus disyariatkan. "Nah, ini yang memang kita kembangkan di daerah-daerah itu," tegasnya.

Baca Juga: Gaduh Soal Wisata Halal, Sandi Minta Jangan Terjebak pada Istilah

Sebagai contoh, kata Wapres, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sudah mulai ada pendidikan pariwisata bagi santri melalui balai latihan kerja (BLK) di pesantren-pesantren yang salah satu tujuannya untuk mencetak para pemandu wisata halal.

"Santri dididik untuk bagaimana dia menjadi pemandu wisata. Nah, ini dalam rangka mengembangkan wisata halal," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved