Perkuat Bisnis di Indonesia, Populix Raih Pendanaan Rp17,2 Miliar

Sabtu, 08 Mei 2021 - 15:32 WIB
loading...
Perkuat Bisnis di Indonesia,...
Ilustrasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Populix, platform market research yang menjadi rujukan pelaku usaha dalam mencari tahu kebutuhan pasar dengan jutaan responden di seluruh Indonesia, mendapat kucuran dana atau funding pre-series A senilai USD1,2 juta atau setara Rp17,2 miliar.

Pendanaan yang dipimpin oleh Intudo Ventures dengan menggandeng Quest Ventures dan beberapa investor baru itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis Populix yang kian hari kian membesar.

Baca Juga : Wow! Airlangga: Pandemi, Kontribusi Ekonomi Digital bagi PDB RI Tembus USD44 Miliar

Pendanaan tersebut akan meng-cover seluruh keperluan riset, meluncurkan produk baru, memperluas akselerasi pasar dan marketing, serta merekrut (sumber daya manusia) SDM berkualitas.

Sebagai platform berbasis digital, Populix telah mendaftarkan 52 klien baru dari 10 negara. Sementara dari sisi pendapatan, hingga kuartal pertama tahun ini Populix mengalami pertumbuhan lima kali lipat.

Kesuksesan Populix berkat keandalannya dalam memanfaatkan teknologi. Hal ini sangat selaras dengan kebutuhan Millennial maupun Gen Z yang notabene tidak bisa lepas dari kemajauan teknologi.

Alhasil, riset menjadi mudah. Bahkan sudah tidak perlu lagi pakai survey offline yang tentunya menyulitkan dalam mengorganisir data.

“Cukup dengan gunakan aplikasi, bisa langsung launch studi ke responden dan mendapatkan hasil sesuai dengan kebutuhan,” kata Jonathan Benhi, CTO Populix dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Platform riset dan survey yang dididirkan pada tahun 2018 itu merupakan mobile based consumer platform yang memberikan data riset luas dan juga koleksi data melalui aplikasi dengan metode kuantitatif dan kualitatif.

Baca Juga : Startup Beauty-Tech Social Bella Terima Pendanaan Rp 818 miliar dari Empat Investor

Salah satu keunggulan teknologi yang dimiliki Populix adalah kemampuan dalam pengumpulan data. Populix dapat mengenali data sekunder responden dari semua e-commerce besar di Indonesia dengan tingkat akurasi pengenalan karakter optik (OCR) 93%.

“Teknologi yang kami kembangkan termasuk mengkalkulasi pergerakan pasar dan faktor-faktor yang mendorong perubahannya. Selain itu, sistem klasifikasi data Populix dapat mengenali lebih dari 73% suara responden yang terakumulasi secara digital,” tutup Jonathan.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved