Enaknya Jadi Pahlawan Devisa, Mudik 'Difasilitasi'

Senin, 10 Mei 2021 - 15:10 WIB
loading...
Enaknya Jadi Pahlawan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketika kebijakan larangan mudik diterapkan kepada masyarakat, baik pekerja swasta maupun pegawai negeri sipil (PNS), mulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) justru "memfasilitasi" mudiknya para pekerja migran Indonesia yang pulang ke Tanah Air. Pekerja migran biasanya disebut juga sebagai pahlawan devisa karena selalu mengirimkan penghasilannya ke dalam negeri.

Baca juga:Bima Arya Cs Sampaikan Unek-uneknya ke Bahlil Soal UU Ciptaker

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dinyatakan akan menyiapkan kapal hingga bus untuk mengangkut para pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Tanah Air. Kepulangan mereka terkonsentrasi di sejumlah titik, antara lain Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

"Kemenhub menyiapkan kapal-kapal untuk mengangkut ke tempat tujuan akhir dan juga bus," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Menurut Budi, kepulangan PMI yang akan terkonsentrasi di sejumlah titik akan dikomondoi oleh panglima kodam (Pangdam) setempat.

Baca juga:Ibu 15 Anak Ini Melahirkan Bayi ke-16, Semua Anaknya Diawali Huruf C

"Tadi sudah disepakati bahwa TNI dengan komandan Pangdam akan ambil alih pengelolaan di dua titik, di Kepri dan juga Kalbar," ungkap Budi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Rekomendasi
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved