Bima Arya dkk Keluhkan OSS Picu Kemunduran di Daerah, Ini Respon Menteri Bahlil
Senin, 10 Mei 2021 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
"Tahapan-tahapan yang bisa dilakukan teman-teman daerah, ya monggo saja. Tapi bagaimana agar terhubung secara online dengan OSS yang akan kita kasih," jelasnya.
Bahlil mengungkapkan, saat ini ada sebagian daerah yang sudah memiliki aplikasi yang bagus dan mau bekerja sama. Namun, ada juga sebagian kepala daerah yang tidak ingin menghubungkan aplikasi perizinan dengan alasan bahasa program yang berbeda.
Baca juga: Berminat Investasi Kripto? Simak Dulu Peluang dan Risikonya
"Kalau semua kepala daerah kita pikirannya paten punya, ya Alhamdulillah, Insha Allah bagus. Tapi kan ada satu-dua yang selalu tidak ingin terhubung karena alasan bahasa program dan segala macam," tukasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Bima Arya menyampaikan bahwa dengan sistem OSS daerahnya justru mengalami kemunduran. Pasalnya, pihaknya sudah menerapkan sistem satu pintu untuk perizinan. "Dengan sistem OSS kami mengalami kemunduran. Daerah lain juga menyampaikan hal yang sama," cetusnya.
Bahlil mengungkapkan, saat ini ada sebagian daerah yang sudah memiliki aplikasi yang bagus dan mau bekerja sama. Namun, ada juga sebagian kepala daerah yang tidak ingin menghubungkan aplikasi perizinan dengan alasan bahasa program yang berbeda.
Baca juga: Berminat Investasi Kripto? Simak Dulu Peluang dan Risikonya
"Kalau semua kepala daerah kita pikirannya paten punya, ya Alhamdulillah, Insha Allah bagus. Tapi kan ada satu-dua yang selalu tidak ingin terhubung karena alasan bahasa program dan segala macam," tukasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Bima Arya menyampaikan bahwa dengan sistem OSS daerahnya justru mengalami kemunduran. Pasalnya, pihaknya sudah menerapkan sistem satu pintu untuk perizinan. "Dengan sistem OSS kami mengalami kemunduran. Daerah lain juga menyampaikan hal yang sama," cetusnya.
(ind)
Lihat Juga :