Sektor Properti Pulih, Pra Penjualan LPKR Tembus Rp2,67 Triliun
Selasa, 11 Mei 2021 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, akibat pandemi Covid-19, lanjut John, pendapatan Real Estate Management & Services pada tahun 2020 turun sebesar 6,4% menjadi Rp8,63 triliun dari yang sebelumnya Rp9,22 triliun. Hal ini disebabkan lini binis mall dan hotel terus mengalami dampak buruk pandemi Covid-19, meski rumah sakit mengalami pemulihan bisnis yang cukup signifikan.
Secara keseluruhan, pendapatan LPKR turun 3% yoy menjadi Rp11,97 triliun dari Rp12,32 triliun pada tahun 2019, dengan laba bruto pada tahun 2020 sebesar Rp4,29 triliun dibandingkan dengan Rp4,60 triliun pada tahun sebelumnya.
EBITDA LPKR pada tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 47% yoy menjadi Rp1,90 triliun dari yang sebelumnya Rp1,30 triliun pada tahun 2019. Real Estate Development memberikan kontribusi paling banyak terhadap perbaikan EBITDA sebesar Rp4 miliar pada tahun 2020 dibandingkan dengan rugi Rp457 miliar pada tahun 2019.
Secara keseluruhan, pendapatan LPKR turun 3% yoy menjadi Rp11,97 triliun dari Rp12,32 triliun pada tahun 2019, dengan laba bruto pada tahun 2020 sebesar Rp4,29 triliun dibandingkan dengan Rp4,60 triliun pada tahun sebelumnya.
EBITDA LPKR pada tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 47% yoy menjadi Rp1,90 triliun dari yang sebelumnya Rp1,30 triliun pada tahun 2019. Real Estate Development memberikan kontribusi paling banyak terhadap perbaikan EBITDA sebesar Rp4 miliar pada tahun 2020 dibandingkan dengan rugi Rp457 miliar pada tahun 2019.
(dar)
Lihat Juga :