CEO AirAsia Tony Fernandes: Saya Percaya Vaksin Bekerja Efektif
Rabu, 12 Mei 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
"Saya sudah divaksin kemarin, dan para Allstars (karyawan AirAsia) juga telah divaksin atau mendaftarkan diri untuk divaksin dalam waktu dekat. Yang terpenting, penyelenggaraan vaksinasi di negara-negara tempat kami beroperasi berjalan sesuai rencana hingga akhir tahun ini bagi sebagian besar masyarakat. Kondisi ini memberikan sinyal positif untuk AirAsia Group," ungkap Tony.
Meski harus menghadapi gelombang baru di Malaysia, Tony yakin situasi akan membaik. Beberapa negara ASEAN sudah dalam tahap awal vaksinasi, dan beberapa otoritas negara juga berkomitmen untuk memvaksin sebagian besar warganya hingga akhir tahun ini.
Baca Juga: Joss! AirAsia dan PHRI Luncurkan Promosi Tiket Pesawat hingga Hotel
Tony menambahkan, AirAsia memanfaatkan penurunan permintaan untuk terbang dalam beberapa waktu terakhir sebagai kesempatan untuk menyesuaikan struktur biaya dan melakukan pengendalian biaya, termasuk dengan menutup unit usaha, AirAsia Jepang serta mengurangi investasi di AirAsia India untuk lebih fokus pada ASEAN yang merupakan pasar utama AirAsia.
“Sebagai maskapai, saya percaya AirAsia akan pulih lebih cepat dibandingkan kompetitor kami, mengingat 50% dari bisnis kami adalah perjalanan domestik," jelasnya.
Meski harus menghadapi gelombang baru di Malaysia, Tony yakin situasi akan membaik. Beberapa negara ASEAN sudah dalam tahap awal vaksinasi, dan beberapa otoritas negara juga berkomitmen untuk memvaksin sebagian besar warganya hingga akhir tahun ini.
Baca Juga: Joss! AirAsia dan PHRI Luncurkan Promosi Tiket Pesawat hingga Hotel
Tony menambahkan, AirAsia memanfaatkan penurunan permintaan untuk terbang dalam beberapa waktu terakhir sebagai kesempatan untuk menyesuaikan struktur biaya dan melakukan pengendalian biaya, termasuk dengan menutup unit usaha, AirAsia Jepang serta mengurangi investasi di AirAsia India untuk lebih fokus pada ASEAN yang merupakan pasar utama AirAsia.
“Sebagai maskapai, saya percaya AirAsia akan pulih lebih cepat dibandingkan kompetitor kami, mengingat 50% dari bisnis kami adalah perjalanan domestik," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :