Bisnis 'Musiman' Kue Kering Lebaran, Nastar Tetap jadi Primadona

Rabu, 12 Mei 2021 - 19:36 WIB
loading...
Bisnis Musiman Kue Kering...
Rosmizar (48 tahun), perempuan asal Sawahlunto ini mampu meraup cuan dari berbisnis kue kering yang digelutinya. Foto/MPI/Shelma Rachmahyanti
A A A
DEPOK - Pandemi Covid-19 yang masih melanda tak menyurutkan geliat bisnis kue lebaran. Mulai dari industri skala besar hingga rumahan memanfaatkan momentum hari raya ini untuk meraup cuan dengan memproduksi kue-kue kering seperti nastar.

Berbisnis kue kering juga bisa menguntungkan jika dilakukan dengan serius. Seperti yang dirasakan Rosmizar (48 tahun), perempuan asal Sawahlunto ini mampu meraup cuan dari berbisnis kue kering yang digelutinya.

Ros, sapaan akrabnya, sudah merintis usaha kue kering sejak tahun 2008. Semua kebutuhan berjualan diurus oleh dirinya sendiri dari mulai produksi, mengemas, hingga mengantar pesanan ke pelanggan.

Baca juga: Resep Nastar Keju Isi Selai Stroberi yang Lembut dan Anti pecah

“Saya berjualan kue kering ini sudah hampir 13 tahun ya, dari tahun 2008. Alhamdulillah semakin ke sini makin banyak pesanan,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (12/5/2021).

Dia mengatakan, berbisnis kue kering ini hanya dilakukan di bulan Ramadan. Namun, di luar bulan Ramadan dia hanya berjualan keripik dan berbagai jajanan pasar.

“Kalau untuk kue kering ini saya berjualan khusus di bulan Ramadan karena untuk Lebaran kan. Hari-hari biasa saya berjualan keripik, kolak, dan kue-kue,” kata Rosmizar.



Ros menjelaskan, dari beberapa jenis kue kering yang dia jual ada satu varian yang paling banyak dipesan, yakni kue nastar. Menurut dia, nastar masih menjadi kue kering favorit masyarakat hingga saat ini. “Saya jualan kue kering ada nastar, putri salju, sagu keju, dan lain-lain. Tapi yang paling banyak dipesan itu nastar setiap tahunnya,” ucap dia.

Untuk setiap toples kue, Ros membanderol mulai harga Rp45 ribu dengan ukuran 250 gram. Sementara, untuk satu paket parcel dijual dengan harga Rp120.000 yang terdiri dari tiga jenis kue.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Berita Terkini
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved