Kunjungan Wisatawan Membludak Selama Libur Lebaran, Sandiaga Uno Ingatkan Buku Panduan CHSE

loading...
Kunjungan Wisatawan Membludak Selama Libur Lebaran, Sandiaga Uno Ingatkan Buku Panduan CHSE
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Membludaknya kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata lokal selama masa libur Lebaran tahun 2021 disoroti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno .

Dirinya pun mengingatkan kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Nusantara untuk membuka kembali buku panduan protokol kesehatan berbasis CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Buku panduan protokol kesehatan yang sebelumnya telah diberikan sekaligus sosialisasikan jauh sebelum masa libur Lebaran.

Baca Juga: Pulihkan Pariwisata Nasional, Sandiaga Dukung Konsep Rediscover Indonesia

"Pada awal sebelum liburan Lebaran saya sudah mengimbau agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif memperketat protokol kesehatan, CHSE dan 3M-memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, terutama dalam persiapan menjelang libur lebaran 2021," papar Sandiaga Uno pada Minggu (16/5/2021).



"Agar pengelola destinasi pariwisata, seperti mal, restoran, kafe, hotel juga diharapkan memperketat protokol kesehatan, CHSE dan 3M," jelasnya.

Dirimya meminta kepada seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah (Pemda) dan pengelola destinasi wisata untuk menerapkan protokol kesehatan dalam bingkai PPKM berskala mikro di daerah masing-masing.

Hal tersebut ditegaskannya bertujuan untuk menekan laju penularan covid-19. Terlebih, Indonesia sudah lebih dari satu tahun menghadapi covid-19. "Oleh karena itu, segala kemungkinan harus kita persiapkan untuk kita hadapi," imbuhnya.

Jauh dari sebelumnya, Kemenparekraf lanjutnya, telah meluncurkan buku panduan protokol kesehatan berbasis CHSE untuk berbagai bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat diunduh melalui situs http://chse.kemenparekraf.go.id.

Selain itu, pihaknya juga menerbitkan sertifikasi CHSE bagi para pelaku industri parekraf agar dapat memberi jaminan dan keselamatan bagi wisatawan.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya diakui Sandiaga Uno telah bersinergi dengan seluruh kementerian dan lembaga terkait, Satgas Covid-19 serta Pemda untuk memantau penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.



"Untuk menindaklanjuti, kami akan berkoordinasi, terutama dengan pemerintah daerah dan juga pengelola tempat wisata untuk mengevaluasi kunjungan wisatawan yang over capacity (melampaui kapasitas). Jangan sampai di tempat wisata kita melihat masyarakat yang abai protokol kesehatan," ungkap Sandiaga Uno.

"Evaluasinya selama ini tentunya kami masih melihat plus dan minus (kekurangan dan kelebihan), buku panduan ini sudah dibagikan dan sudah disosialisasikan-diedukasikan, namun penerapannya, tentunya masih ada dalam tiga kategori," tambahnya.

Kategori tersebut antara lain, pelaku parekraf yang sudah melakukan secara ketat dan disiplin, pelaku parekraf yang masih membutuhkan perbaikan dan pelaku parekraf yang sama sekali belum menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top