Ungkap Cara Capai Target Ekonomi Tumbuh Tembus 7%, Jokowi: Insya Allah Bisa

Kamis, 20 Mei 2021 - 11:39 WIB
loading...
Ungkap Cara Capai Target...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyakini, target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II ada di atas 7% bukan tidak mungkin tercapai. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II ada di atas 7% hanya dapat dicapai jika covid-19 diselesaikan. Seperti diketahui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I -0,74% seiring stimulus dan vaksinasi Covid-19 yang genjar dilakukan pemerintah.

“Kuartal kedua berarti April, Mei, Juni target kita kurang lebih 7%. Gimana caranya? Caranya ya covidnya selesaikan,” katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Baca Juga: Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melesat di Atas 7%

Menurutnya jika covid-19 dapat ditangani, maka akan memunculkan kepercayaan diri. Meskipun tak mudah tapi Jokowi yakin target tersebut bisa mencapainya.

“Sehingga orang percaya diri untuk konsumsi, untuk ada demand. Sehingga produksinya bergerak. Hati-hati, kurang lebih 7% plus itu bukan barang mudah. Tapi saya meyakini insyaallah bisa,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Dampak Covid-19, Kerugian...
Dampak Covid-19, Kerugian Ekonomi Bisa Capai Rp131,06 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved