Empat Jawaban BPJS Kesehatan Terkait Kebocoran Data
Jum'at, 21 Mei 2021 - 23:15 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) buka suara menanggapi dugaan bocornya data kependudukan yang ramai dibahas di sosial media. Data itu mencakup kartu tanda penduduk (KTP), nomor telepon, email, nama, hingga alamat.
Data tersebut diklaim diambil dari situs bpjs-kesehatan.go.id. Menanggapi hal tersebut BPJS kesehatan memberikan empat poin penjelasan.
Baca juga:Gempa Blitar, PLN Pastikan Tidak Ada Gangguan Sistem Kelistrikan
"Sehubungan dengan adanya informasi mengenai dugaan kebocoran data yang disebut-sebut melibatkan BPJS Kesehatan, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut,” tulis pernyataan BPJS Kesehatan, Jumat (21/5/2021).
Terdapat empat poin yang diterangkan dalam holding statement BPJS Kesehatan.
1. Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa ada 279 juta data peserta yang terindikasi bocor. Sementara, sampai dengan Mei 2021, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 222,4 juta jiwa.
Data tersebut diklaim diambil dari situs bpjs-kesehatan.go.id. Menanggapi hal tersebut BPJS kesehatan memberikan empat poin penjelasan.
Baca juga:Gempa Blitar, PLN Pastikan Tidak Ada Gangguan Sistem Kelistrikan
"Sehubungan dengan adanya informasi mengenai dugaan kebocoran data yang disebut-sebut melibatkan BPJS Kesehatan, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut,” tulis pernyataan BPJS Kesehatan, Jumat (21/5/2021).
Terdapat empat poin yang diterangkan dalam holding statement BPJS Kesehatan.
1. Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa ada 279 juta data peserta yang terindikasi bocor. Sementara, sampai dengan Mei 2021, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 222,4 juta jiwa.
Lihat Juga :