Baterai Mobil Listrik Buatan Indonesia Target Hadir di 2023, Luhut Bercerita Soal Hilirisasi

Kamis, 27 Mei 2021 - 17:18 WIB
loading...
Baterai Mobil Listrik...
Menko Luhut Binsar Pandjaitan bercerita soal dampak psoitif dari hilirisasi minerba dan keyakinan Indonesia bisa menjadi pemain kunci dalam industri baterai mobil listrik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan, pada tahun 2023 mendatang Indonesia akan memiliki rantai pasok industri baterai lithium terintegrasi. Dia yakin Indonesia memiliki cadangan untuk menjadi pemain kunci di industri baterai listrik.

"Hilirisasi itu kita masuk di nickel ore, supply-nya sampai di nikel untuk mengembangkan mobil listrik. Saya kira sekarang berjalan dan kita berharap 2023 kita sudah memiliki baterai listrik," ucap Luhut dalam Indonesia Investment Forum 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga: Luhut Bangga Rating Surat Utang Indonesia Stabil di Tengah Krisis

Lebih lanjut Ia menerangkan, fokus investasi pemerintah saat ini ada di sektor kesehatan dan hilirisasi SDA (Sumber Daya Alam). "Jadi kita ingin lihat hilirisasi itu memberikan nilai tambah, lapangan pekerjaan, dan keuntungan lainnya. Hilirisasi nikel juga membuat ekspor besi dan baja meningkat," paparnya.

Berdasarkan data tahun lalu, dia menyampaikan bahwa ekspor baja juga mencapai lebih dari ekspor kendaraan, padahal dulu ekspor kendaraan selalu menjadi primadona. "Itu KEK dibentuk berdasarkan permintaan investor. Pelabuhan digunakan bersama untuk mempermudah ekspor dan menurunkan biaya logistik. Jadi, kita buat sedemikian rupa sehingga itu menjadi bagian dari supply chain," tegasnya.

Baca Juga: Empat BUMN Berbagi Kekuatan di Holding Baterai Listrik, Dahlan: Sulit Ambil Keputusan

Luhut mengatakan, Indonesia punya potensi luar biasa di bidang energi terbarukan karena sekarang ini kelihatannya fosil energi sudah menjadi musuh bersama. Secara bertahap, pemerintah Indonesia juga sudah bisa mempensiunkan power plant batu bara karena perbankan internasional pun sudah tidak mau lagi mendanai energi fosil.

"Kenapa itu terjadi? Karena pemanasan global sekarang membuat bumi makin panas. Jadi kalau naik sampai 1,5 derajat saja, itu akan punya dampak yang tidak bagus," pungkas Luhut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Infografis
Mobil Otonom Canggih...
Mobil Otonom Canggih Pertama di Indonesia dari Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved