Raih Untung Rp501 Miliar, Jasa Marga Pilih Kantongi buat Modal
Kamis, 27 Mei 2021 - 19:41 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Meski mobilitas masyarakat terbatasi karena adanya pandemi, tak terlalu berdampak pada kinerja PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Emiten jalan tol itu mencatat laba bersih perseroan pada 2020 sebesar Rp501,05 miliar.
"Jasa Marga melaporkan konsistensi kinerja usaha pada Tahun 2020. Pencapaian kinerja positif dapat dilihat dari kemampuan Jasa Marga untuk tetap mencatatkan laba bersih, yakni sebesar Rp501,05 miliar," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam konferensi pers virtual usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2020 Kamis (27/5/2021).
Baca juga:Ini Penyebab Produksi Migas Tahun 2021 Tak Akan Sesuai Target
Di sisi Margin EBITDA, sepanjang 2020 berada di level 62% atau setara Rp5,98 triliun. Posisi itu cukup kuat karena manajemen melakukan efisiensi untuk mengimbangi penurunan volume lalu lintas dan pendapatan tol sehingga menyebabkan terjadinya penurunan pendapatan tol pada 2020 sebesar Rp8,76 triliun.
Sementara total aset perusahaan tercatat sebesar Rp104,09 triliun, tumbuh sebesar 4,4%jika dibandingkan tahun 2019.
"Jasa Marga melaporkan konsistensi kinerja usaha pada Tahun 2020. Pencapaian kinerja positif dapat dilihat dari kemampuan Jasa Marga untuk tetap mencatatkan laba bersih, yakni sebesar Rp501,05 miliar," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam konferensi pers virtual usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2020 Kamis (27/5/2021).
Baca juga:Ini Penyebab Produksi Migas Tahun 2021 Tak Akan Sesuai Target
Di sisi Margin EBITDA, sepanjang 2020 berada di level 62% atau setara Rp5,98 triliun. Posisi itu cukup kuat karena manajemen melakukan efisiensi untuk mengimbangi penurunan volume lalu lintas dan pendapatan tol sehingga menyebabkan terjadinya penurunan pendapatan tol pada 2020 sebesar Rp8,76 triliun.
Sementara total aset perusahaan tercatat sebesar Rp104,09 triliun, tumbuh sebesar 4,4%jika dibandingkan tahun 2019.
Lihat Juga :