Kembangkan Pertanian di Tengah Perkotaan, Kendari Disupport Kementan

Jum'at, 28 Mei 2021 - 20:43 WIB
loading...
A A A
Pada kesempatan sama, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menjelaskan, meski perkotaan, namun wilayahnya masih memiliki lahan pertanian yang cukup luas.

"Saat ini kami memiliki sawah seluas 850 hektar dengan potensi pengembangan skitar 2.000 hektar. Kami juga punya agro, ada juga perkebunan sekitar 2.500 hektar, ladang 1.200 hektar dan lainnya," tutur Sulkarnain.

Dari luasan 850 hektar sawah, 450 hektar di antaranya dikembangkan untuk padi organik. Agar tetap bertahan, Sulkarnain mengaku telah menerbitkan kebijakn agar sektor pertanian tak tergerus pemukiman dan industri.

"Kita pertahankan agar tidak tumpang tindih dengan pemukiman. Kita lakukan penataan kawasan. Potensi pertanian yang kita miliki kita kembangkan dan pertahankan," tutur dia.

Selanjutnya, agar terserap pasar dengan baik, sejumlah kebijakan juga diambil Sulkarnain. Di antaranya mewajibkan ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kota Kendari untuk membeli beras petani. Ia juga mewajibkan, seluruh hotel dan restoran menyerap hasil bumi petani.

"Kami juga bentuk Perusda untuk mengoneksikan petani dan pasar. Perusda akan menjamin kualitas, kuantitas dan kontinuitas produk pertanian yang terkoneksi dengan industri hotel dan restoran," ujar dia.

Lebih lanjut Ia berharap sinergi dengan Kementan agar dapat terus terjalin, utamanya dalam mendukung sektor pertanian seperti pasokan kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, benih dan lain sebagainya.

"Kami ingin sinergi ini tetap terjalin dan ke depan kita semakin bisa meningkatkan produktivitas pertanian kami di Kota Kendari ini," tutur Sulkarnain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved