Sudah saatnya Perusahaan Menyediakan Perangkat Level Bisnis Bagi Karyawannya
Sabtu, 29 Mei 2021 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
“Menurut saya, ada tiga faktor yang akan memengaruhi keamanan di Indonesia, maupun kawasan kawasan lain di Asia Pasifik, di mana bekerja dari mana pun karyawan berada kini menjadi hal yang biasa,” sebut Santhosh Viswanathan.
Pertama, ungkap dia, keamanan perlu dibangun di dalam platform perangkat keras PC. Keamanan pada perangkat keras yang telah ditingkatkan kemampuannya untuk mendeteksi ancaman dan keamanan dapat berjalan beriringan dengan perangkat lunak keamanan untuk melindungi karyawan dan data perusahaan kita dari ancaman terbaru seperti ransomware dan cryptomining.
Baca juga:Terungkap, China Nyaris Dibom Nuklir AS dan Pakistan Waswas Diserang Israel
“Jika lingkungan kerja dan data Anda aman, karyawan akan merasa tenang dan aman untuk bekerja sehingga tim TI dapat fokus pada hal-hal lain,” ujarnya.
Kedua, pergeseran cara kerja baru ini juga memberi tekanan lebih besar kepada tim TI karena semakin banyak karyawan yang harus bekerja bersama dari jarak jauh dibanding masa-masa sebelumnya. Semakin banyak karyawan yang bekerja dari rumah maka semakin banyak pula perangkat yang harus dikelola dari jarak jauh, di mana sebagian besar di antaranya berada di luar jaringan perusahaan.
Kemampuan manajemen untuk mengelola perusahaan dari manapun menjadi faktor sangat penting. Tim TI harus dapat mengelola baik jaringan maupun armada PC mereka dengan mudah, sembari tetap mempertahankan keamanan. Hal Ini harus diterapkan di dalam maupun di luar firewall, sekaligus juga di dalam fasilitas cloud perusahaan.
“Terakhir, berinvestasi dan menerapkan langkah-langkah keamanan seharusnya tidak cukup hanya dilakukan satu kali. Sama seperti ancaman dunia siber yang terus berkembang, demikian pula komunitas keamanan dan tim TI harus bekerja lebih keras untuk menemukan cara yang lebih baik agar selalu selangkah di depan dari ancaman siber,” pungkas Santhosh Viswanathan.
Pertama, ungkap dia, keamanan perlu dibangun di dalam platform perangkat keras PC. Keamanan pada perangkat keras yang telah ditingkatkan kemampuannya untuk mendeteksi ancaman dan keamanan dapat berjalan beriringan dengan perangkat lunak keamanan untuk melindungi karyawan dan data perusahaan kita dari ancaman terbaru seperti ransomware dan cryptomining.
Baca juga:Terungkap, China Nyaris Dibom Nuklir AS dan Pakistan Waswas Diserang Israel
“Jika lingkungan kerja dan data Anda aman, karyawan akan merasa tenang dan aman untuk bekerja sehingga tim TI dapat fokus pada hal-hal lain,” ujarnya.
Kedua, pergeseran cara kerja baru ini juga memberi tekanan lebih besar kepada tim TI karena semakin banyak karyawan yang harus bekerja bersama dari jarak jauh dibanding masa-masa sebelumnya. Semakin banyak karyawan yang bekerja dari rumah maka semakin banyak pula perangkat yang harus dikelola dari jarak jauh, di mana sebagian besar di antaranya berada di luar jaringan perusahaan.
Kemampuan manajemen untuk mengelola perusahaan dari manapun menjadi faktor sangat penting. Tim TI harus dapat mengelola baik jaringan maupun armada PC mereka dengan mudah, sembari tetap mempertahankan keamanan. Hal Ini harus diterapkan di dalam maupun di luar firewall, sekaligus juga di dalam fasilitas cloud perusahaan.
“Terakhir, berinvestasi dan menerapkan langkah-langkah keamanan seharusnya tidak cukup hanya dilakukan satu kali. Sama seperti ancaman dunia siber yang terus berkembang, demikian pula komunitas keamanan dan tim TI harus bekerja lebih keras untuk menemukan cara yang lebih baik agar selalu selangkah di depan dari ancaman siber,” pungkas Santhosh Viswanathan.
(uka)
Lihat Juga :