Sudah saatnya Perusahaan Menyediakan Perangkat Level Bisnis Bagi Karyawannya
Sabtu, 29 Mei 2021 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Manfaat Kinerja Kelas Bisnis
Di sisi produktivitas, platform komputasi bisnis seperti platform Intel vPro menawarkan kinerja level bisnis begitu dioperasikan. Seperti diketahui, beberapa organisasi mencoba menghemat biaya dengan menyediakan perangkat yang kualitasnya dirancang untuk penggunaan level konsumen bagi para karyawannya. Tatkala digunakan untuk berbisnis, barulah terasa perangkat level konsumen ini memiliki keterbatasan, di antaranya kurangnya beberapa keamanan perangkat keras bawaan yang biasanya sudah ada di dalam platform bisnis.
“Betul, sampai batas tertentu, kita bisa saja memuat solusi keamanan level bisnis ke dalam perangkat level konsumen ini. Namun setelah semua fitur keamanan ini kita muat ke dalam mesin perangkat level konsumen, maka penurunan kinerja pada perangkat akan langsung terasa. Kondisi ini berakibat langsung pada produktivitas dan kinerja jaringan secara signifikan, terutama jika kita perlu terhubung ke jaringan perusahaan yang terpercaya,” paparnya.
Para karyawan yang melakukan konferensi video setiap harinya, memahami bahwa teknologi prosesor terbaru memberikan manfaat kinerja yang nyata dengan adanya fitur akselerasi video dan AI. Fitur ini menjadikan beragam aplikasi bekerja lebih baik, proses login yang lebih cepat, mengurangi suara bising di latar belakang saat konferensi video hingga masa pakai baterai yang lebih lama.
“Dikombinasikan dengan Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 6 yang ditingkatkan, juga membuat para karyawan tidak khawatir tentang cara mengkoneksikan perangkat mereka ke beragam periferal atau mendapatkan konektivitas yang sangat cepat, sehingga bisa menggunakan waktu lebih maksimal untuk bekerja,” katanya lagi.
Pertimbangan Keamanan
Para manajer TI memiliki alasan yang kuat untuk mengkhawatirkan kemampuan sistem mereka guna mendukung para karyawan yang sebagian besar bekerja dari rumah. Hanya dalam kurun waktu 10 bulan antara Januari dan Oktober 2020, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendeteksi adanya 324 juta serangan siber yang menargetkan Indonesia saja.
Di sisi produktivitas, platform komputasi bisnis seperti platform Intel vPro menawarkan kinerja level bisnis begitu dioperasikan. Seperti diketahui, beberapa organisasi mencoba menghemat biaya dengan menyediakan perangkat yang kualitasnya dirancang untuk penggunaan level konsumen bagi para karyawannya. Tatkala digunakan untuk berbisnis, barulah terasa perangkat level konsumen ini memiliki keterbatasan, di antaranya kurangnya beberapa keamanan perangkat keras bawaan yang biasanya sudah ada di dalam platform bisnis.
“Betul, sampai batas tertentu, kita bisa saja memuat solusi keamanan level bisnis ke dalam perangkat level konsumen ini. Namun setelah semua fitur keamanan ini kita muat ke dalam mesin perangkat level konsumen, maka penurunan kinerja pada perangkat akan langsung terasa. Kondisi ini berakibat langsung pada produktivitas dan kinerja jaringan secara signifikan, terutama jika kita perlu terhubung ke jaringan perusahaan yang terpercaya,” paparnya.
Para karyawan yang melakukan konferensi video setiap harinya, memahami bahwa teknologi prosesor terbaru memberikan manfaat kinerja yang nyata dengan adanya fitur akselerasi video dan AI. Fitur ini menjadikan beragam aplikasi bekerja lebih baik, proses login yang lebih cepat, mengurangi suara bising di latar belakang saat konferensi video hingga masa pakai baterai yang lebih lama.
“Dikombinasikan dengan Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 6 yang ditingkatkan, juga membuat para karyawan tidak khawatir tentang cara mengkoneksikan perangkat mereka ke beragam periferal atau mendapatkan konektivitas yang sangat cepat, sehingga bisa menggunakan waktu lebih maksimal untuk bekerja,” katanya lagi.
Pertimbangan Keamanan
Para manajer TI memiliki alasan yang kuat untuk mengkhawatirkan kemampuan sistem mereka guna mendukung para karyawan yang sebagian besar bekerja dari rumah. Hanya dalam kurun waktu 10 bulan antara Januari dan Oktober 2020, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendeteksi adanya 324 juta serangan siber yang menargetkan Indonesia saja.
Lihat Juga :