Tugas Abdee Slank Usai Ditunjuk Jadi Komisaris dan Arah Digitalisasi Telkom

Senin, 31 Mei 2021 - 12:28 WIB
loading...
Tugas Abdee Slank Usai...
Alasan utama menetapkan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, lantaran BUMN telekomunikasi itu tengah melakukan penguatan konten digital. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Alasan utama menetapkan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, lantaran BUMN telekomunikasi itu tengah melakukan penguatan konten digital. Telkom sedang menggara platform distribusi konten media, sebagai dukungan kepada industri media dalam negeri di tengah disrupsi platform digital asing.

Langkah itu sesuai dengan instruksi Menteri BUMN, Erick Thohir, bahwa Telkom Indonesia harus menjadi agregator bagi konten digital dan game lokal di Indonesia.

"Telkom, bagaimana Telkom ini bisa menjadi agregator atau infrastruktur konten dan game lokal. Dan tentu menganalisis data atau big data yang apakah advertising, apakah yang lain, tetapi ini menjadi sebuah akses yang menarik," ujarnya dalam diskusi virtual dikutip, Senin (31/5/2021).

Baca Juga: Bambro dan Abdee Slank Jadi Komisaris, Analis Sebut Enggak Ngefek buat Telkom

Melalui anak usahanya seperti Indihome atau Telkomsel, emiten bisa merealisasikan bisnis konten digital dan game karya anak bangsa. Meski begitu, BUMN Telekomunikasi itu tidak bisa menutup diri dengan konten asing.

Karenanya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMN Telekomunikasi beberapa hari lalu, pemegang saham menetapkan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen. Mereka menilai, pengalaman Abdee di dunia musik sejalan dengan core business Telkom, khususnya di sektor konten digital.

Pengalaman bermusik Abdee, menjadi modal besar untuk pengembangan bisnis telkom kedepannya. Sebab, konten menjadi hal fundamental dalam era 4.0.

Lantas, apa yang akan dilakukan Abdee sebagai pejabat BUMN? Secara umum, Komisaris Independen bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan pemegang saham minoritas.

Namun, untuk core business di sektor digital, Telkom tengah menyusun sejumlah skema. Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, pihaknya mulai berdiskusi dengan beberapa pihak dalam mengembangkan platform yang akan digarap secara kolaboratif itu.

Platform digital itu akan melibatkan para pengiklan, publisher, media, agensi. Hal ini sejalan dengan portofolio bisnis emiten yang beragam, sehingga tidak terlalu bergantung pada salah satu segmen bisnis.

Platform tersebut, menurut Ririek, tidak hanya sekadar membantu media, namun juga sebagai upaya untuk membendung penyebaran misinformasi, dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber yang terpercaya.

Pada 2020, Telkom mencatat Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) mencapai Rp18,76 triliun dengan laba bersih sebesar Rp5,86 triliun.

Baca Juga: Jadi Komisaris Telkom, Gaji Abdee Slank Bisa Miliaran

Hal itu dikontribusi oleh digital business Telkomsel dan fixed broadband IndiHome sebagai mesin pertumbuhan perusahaan yang mencatatkan pertumbuhan masing-masing 16,3 persen dan 19,7 persen dibanding periode yang sama 2019.

Kedua lini bisnis ini diharapkan dapat menjadi andalan bagi pertumbuhan bisnis perusahaan di masa depan. Meski dalam kondisi persaingan yang ketat di industri telekomunikasi, Telkom meyakini terus membangun infrastruktur broadband baik untuk mobile maupun fixed line guna menjamin pertumbuhan bisnis di masa depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Telkom Mau Pangkas 60...
Telkom Mau Pangkas 60 Anak Usaha, Ada yang Ditutup hingga Dijual
Telkom Angkat Direktur...
Telkom Angkat Direktur dan Komisaris Baru, Ini Daftar Susunannya
Pantau Jaringan Fiber...
Pantau Jaringan Fiber dan Baca Potensi Gangguan, Telkom Akses Punya Pusat Kendali
MotoGP Mandalika 2025...
MotoGP Mandalika 2025 Berdampak Positif bagi Ekonomi Lokal, Telkom Andil Perkuat Akses Konektivitas Internet
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved