Indonesia Kedatangan Vaksin Covid-19 dari Sinopharm
Senin, 31 Mei 2021 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah memastikan proses pengadaan vaksin terus dilakukan untuk program vaksinasi nasional. Tujuannya, untuk menekan penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Tercatat, pada 25 Mei 2021 kemarin, Indonesia juga menerima vaksin asal Sinovac sebanyak 8 juta dosis dalam bentuk bulk. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, vaksin yang sudah diterima pemerintah Indonesia adalah vaksin Sinovac 3 juta dosis, AstraZeneca 6,4 juta dosis, Sinopharm 1 juta dosis.
Baca juga:Hindari Kecurangan, UTBK Kedokteran dan Farmasi UMM Perketat Pengawasan
''Pemerintah selalu memastikan faktor keamanan mutu dan khasiat sehingga tidak perlu ada keraguan bagi masyarakat dalam menerima vaksin-vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan POM,'' katanya.
Untuk mencapai kekebalan imunitas masyarakat Indonesia diperlukan 181,5 juta vaksin atau 70% penduduk Indonesia, yang terdiri dari SDM kesehatan di tahap pertama, lansia dan petugas publik yang jumlahnya sekitar 40 juta jiwa di tahap kedua.
Tercatat, pada 25 Mei 2021 kemarin, Indonesia juga menerima vaksin asal Sinovac sebanyak 8 juta dosis dalam bentuk bulk. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, vaksin yang sudah diterima pemerintah Indonesia adalah vaksin Sinovac 3 juta dosis, AstraZeneca 6,4 juta dosis, Sinopharm 1 juta dosis.
Baca juga:Hindari Kecurangan, UTBK Kedokteran dan Farmasi UMM Perketat Pengawasan
''Pemerintah selalu memastikan faktor keamanan mutu dan khasiat sehingga tidak perlu ada keraguan bagi masyarakat dalam menerima vaksin-vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi oleh Badan POM,'' katanya.
Untuk mencapai kekebalan imunitas masyarakat Indonesia diperlukan 181,5 juta vaksin atau 70% penduduk Indonesia, yang terdiri dari SDM kesehatan di tahap pertama, lansia dan petugas publik yang jumlahnya sekitar 40 juta jiwa di tahap kedua.
(uka)
Lihat Juga :