Cenderung Menguat, Rupiah Bisa Rp13.500 per USD di 2025

Selasa, 01 Juni 2021 - 09:02 WIB
loading...
Cenderung Menguat, Rupiah...
Menkeu Sri Mulyani memproyeksikan nilai tukar rupiah akan menguat di kisaran Rp13.500-15.000 per USD di 2025. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksikan nilai tukar rupiah akan terus menguat hingga 2025. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pada tahun 2025 nilai tukar rupiah diproyeksikan berkisar antara Rp13.500 hingga Rp15.000 per dolar AS (USD).

"Nilai tukar rupiah masih ada tren kecenderungan penguatan, meskipun terbatas. Hal ini karena pemilihan global dan domestik akan meningkatkan aktivitas perdagangan. Saat ini ekspor tumbuh lebih tinggi dari impor, sehingga trade account kita positif dan CAD (current account deficit) menurun atau menjadi surplus," kata Sri Mulyani seperti dikutip youtube DPR, Selasa (1/6/2021).

Baca Juga: Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Saat RI Mulai Keluar dari Zona Resesi

Menurut dia, terdapat beberapa faktor yang diperkirakan dapat mendorong penguatan rupiah, yakni pemulihan ekonomi global dan domestik serta aktivitas perdagangan internasional. Selain itu, ada dampak positif dari beberapa langkah reformasi struktural seperti omnimbus law, pembentukan Lembaga Pengelola Invetsasi.

Optimisme yang sama disuarakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Dia memperkirakan nilai tukar rupiah pada 2022 berada di kisaran Rp14.100 hingga Rp14.500 per USD. Namun, Indonesia harus bersiap pada tahun depan jika bank sentral AS, The Fed mengubah stance kebijakan moneternya.

Baca Juga: Bakal Dilaporkan Ustaz Adi Hidayat ke Polisi, Eko Kuntadhi: Sensi Amat!

"Karena semua ini akan berpengaruh terhadap imbal hasil surat berharga negara kita maupun nilai tukar rupiah sehingga perlu diantisipasi," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved