Laba Seluruh BUMN Anjlok 77%, Erick Thohir: Gara-gara Pandemi Covid-19
Kamis, 03 Juni 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Fadjroel Posting Foto Bareng Komisaris BUMN, Netizen: Ade Armando dan Abu Janda Nangis Lihat Ini
Pada tahun 2020, dividen BUMN turun. Erick mengakui pandemi Covid-19 berdampak pada bisnis BUMN. Setidaknya, 90% kinerja perusahaan negara menurun. Imbas, dividen BUMN 2020 diprediksi hanya mencapai 25% dari target.
Di sisi lain, untuk mengintegrasikan data keuangan perusahaan pelat merah, Kementerian BUMN pun sudah menyusun buku akuntansi untuk mengkonsolidasi keuangan seluruh perseroan. "Alhamdulillah sebagai laporan kepada pimpinan dan anggota Dewan, InsyaAllah di tahun ini kita pertama kali mempunya buku Kementerian BUMN secara terkonsolidasi. Nah karena itu sistem yang terintegrasi yang kita perlukan," kata dia.
Pembukuan yang dilakukan Kementerian BUMN sejalan penguatan project management office (PMO). Mantan Bos Inter Milan itu mengutarakan, nantinya semua data keuangan BUMN bisa diintegrasikan. "Karena itu, salah satunya kenapa kita ingin membangun project manajemen office ini, tidak lain supaya semua data yang ada di BUMN itu bisa menjadi satu, agar kita bisa melihat pembukuan ataupun keperluan Capex lain yang tidak diperlukan untuk di-cut. Seperti apa yang kita lakukan kemarin di PLN atau di Telkom," tuturnya.
Pada tahun 2020, dividen BUMN turun. Erick mengakui pandemi Covid-19 berdampak pada bisnis BUMN. Setidaknya, 90% kinerja perusahaan negara menurun. Imbas, dividen BUMN 2020 diprediksi hanya mencapai 25% dari target.
Di sisi lain, untuk mengintegrasikan data keuangan perusahaan pelat merah, Kementerian BUMN pun sudah menyusun buku akuntansi untuk mengkonsolidasi keuangan seluruh perseroan. "Alhamdulillah sebagai laporan kepada pimpinan dan anggota Dewan, InsyaAllah di tahun ini kita pertama kali mempunya buku Kementerian BUMN secara terkonsolidasi. Nah karena itu sistem yang terintegrasi yang kita perlukan," kata dia.
Pembukuan yang dilakukan Kementerian BUMN sejalan penguatan project management office (PMO). Mantan Bos Inter Milan itu mengutarakan, nantinya semua data keuangan BUMN bisa diintegrasikan. "Karena itu, salah satunya kenapa kita ingin membangun project manajemen office ini, tidak lain supaya semua data yang ada di BUMN itu bisa menjadi satu, agar kita bisa melihat pembukuan ataupun keperluan Capex lain yang tidak diperlukan untuk di-cut. Seperti apa yang kita lakukan kemarin di PLN atau di Telkom," tuturnya.
(fai)
Lihat Juga :