Performa Buruk, Erick Thohir: Direksi dan Komisaris BUMN Harus Siap Dicopot
Selasa, 08 Juni 2021 - 15:36 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mencatat, direksi dan komisaris BUMN yang diangkat harus siap diberhentikan bila tidak memenuhi Key Performance Indicator (KPI). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mencatat, direksi dan komisaris BUMN yang diangkat harus siap diberhentikan. Manajemen yang tidak memenuhi Key Performance Indicator (KPI) akan dicopot.
"Kita harus menjadi yang terbaik. Ingat, tiap direksi dan komisaris tidak hanya siap diangkat, tapi harus siap belajar dan bertransformasi untuk punya kapabilitas kepemimpinan berkelas dunia, juga siap dicopot jika tidak memenuhi KPI, serta tidak sejalan dengan core values Akhlak dan GCG," ujar Erick dalam keterangan pers, dikutip Selasa (8/6/2021).
Baca Juga: Utang BUMN Menggunung Tembus Rp851,160 Triliun, Bisakah LPI Jadi Penyelamat?
Dia menyebut, direksi dan komisaris BUMN memiliki tuntutan besar untuk mendorong transformasi BUMN kedepannya. Sehingga, manajemen perusahaan pelat merah harus belajar dan bertransformasi agar memperbaharui kapabilitas sesuai dengan tuntutan zaman.
"Saya berharap ini menjadi keseriusan bersama yang terus dijaga. Tuntutan ke depan untuk berkompetisi sangat tinggi di tengah perubahan dan pasar yang semakin terbuka," katanya.
"Kita harus menjadi yang terbaik. Ingat, tiap direksi dan komisaris tidak hanya siap diangkat, tapi harus siap belajar dan bertransformasi untuk punya kapabilitas kepemimpinan berkelas dunia, juga siap dicopot jika tidak memenuhi KPI, serta tidak sejalan dengan core values Akhlak dan GCG," ujar Erick dalam keterangan pers, dikutip Selasa (8/6/2021).
Baca Juga: Utang BUMN Menggunung Tembus Rp851,160 Triliun, Bisakah LPI Jadi Penyelamat?
Dia menyebut, direksi dan komisaris BUMN memiliki tuntutan besar untuk mendorong transformasi BUMN kedepannya. Sehingga, manajemen perusahaan pelat merah harus belajar dan bertransformasi agar memperbaharui kapabilitas sesuai dengan tuntutan zaman.
"Saya berharap ini menjadi keseriusan bersama yang terus dijaga. Tuntutan ke depan untuk berkompetisi sangat tinggi di tengah perubahan dan pasar yang semakin terbuka," katanya.
Lihat Juga :