Menteri Bahlil Bidik Investasi Capai Rp1.200 Triliun di 2022
Selasa, 08 Juni 2021 - 17:07 WIB
loading...
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyampaikan target realisasi investasi tahun 2021-2022 di hadapan Komisi VI DPR. Adapun target realisasi investasi mengalami kenaikan cukup signifikan.
Bahlil menjelaskan, target realisasi investasi Kementerian Investasi/BKPM pada tahun 2021 sebesar Rp900 triliun, sedangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Rp858,8 triliun.
"Kami juga melaporkan target realisasi investasi di tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp930 miliar. Target investasi kita dalam RPJMN itu Rp858,8 triliun, namun arahan bapak presiden menjadi Rp900 triliun dan Insha Allah di tahun 2021 dengan segala upaya akan bisa kita wujudkan dengan kerja keras," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Rugikan Korban hingga Rp15,6 Miliar, Penipu Modus Investasi Bodong Ditangkap Polisi
Untuk target realisasi investasi di tahun 2022, kata Bahlil, ada kenaikan hampir 30 persen, di mana dalam RPJMN sebesar Rp968,4 triliun, tetapi sesuai arahan Presiden Joko Widodo harus mencapai Rp1.100-1.200 triliun.
"Untuk bisa pertumbuhan ekonomi kita di atas 5 persen (5,4-6 persen pada 2022), karena pertumbuhan ekonomi nasional kita kontribusinya paling besar adalah konsumsi 57-60 persen, selebihnya investasi sekitar 30 persen," kata dia.
"Namun karena grafik konsumsinya sudah agak stuck bahkan cenderung menurun akibat daya beli, maka yang dipompa adalah investasi. Jadi, investasi kita harus dongkrak, jadi naiknya kurang lebih sekitar 22-23 persen," sambungnya.
Bahlil menjelaskan, target realisasi investasi Kementerian Investasi/BKPM pada tahun 2021 sebesar Rp900 triliun, sedangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Rp858,8 triliun.
"Kami juga melaporkan target realisasi investasi di tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp930 miliar. Target investasi kita dalam RPJMN itu Rp858,8 triliun, namun arahan bapak presiden menjadi Rp900 triliun dan Insha Allah di tahun 2021 dengan segala upaya akan bisa kita wujudkan dengan kerja keras," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Rugikan Korban hingga Rp15,6 Miliar, Penipu Modus Investasi Bodong Ditangkap Polisi
Untuk target realisasi investasi di tahun 2022, kata Bahlil, ada kenaikan hampir 30 persen, di mana dalam RPJMN sebesar Rp968,4 triliun, tetapi sesuai arahan Presiden Joko Widodo harus mencapai Rp1.100-1.200 triliun.
"Untuk bisa pertumbuhan ekonomi kita di atas 5 persen (5,4-6 persen pada 2022), karena pertumbuhan ekonomi nasional kita kontribusinya paling besar adalah konsumsi 57-60 persen, selebihnya investasi sekitar 30 persen," kata dia.
"Namun karena grafik konsumsinya sudah agak stuck bahkan cenderung menurun akibat daya beli, maka yang dipompa adalah investasi. Jadi, investasi kita harus dongkrak, jadi naiknya kurang lebih sekitar 22-23 persen," sambungnya.
Lihat Juga :