Kerugian Capai Rp4,8 Triliun, Dirut Akui Kinerja Asabri Memalukan
Rabu, 09 Juni 2021 - 15:07 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero) mencatatkan kerugian sebesar Rp4,8 triliun per Desember 2020. Kerugian tersebut dengan posisi ekuitas atau modal negatif senilai Rp13,3 triliun.
Sementara aset yang dikelola perseroan sepanjang 2020 mencapai Rp31,07 triliun. Direktur Utama Asabri, R Wahyu Suparyono menyebut, kerugian yang dialami masih bisa diperbaiki ke depannya.
"Kami menginformasikan bahwa sampai dengan tahun 2020, Asabri mengelola aset sebesar Rp31,07 triliun. Dan periode terakhir per 31 Desember 2020 telah membukukan kerugian komprehensif sebesar Rp4,8 triliun dengan posisi ekuitas negatif itu Rp13,3 triliun," bebernya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Rabu (9/6/2021).
Baca juga: Kasus Asabri, Kejagung Periksa 3 Saksi Termasuk Dirut Recapital
Dia mengakui bahwa kinerja Asabri beberapa tahun terakhir cukup memalukan. Sebelum dipercaya sebagai Dirut BUMN Asuransi tersebut, Wahyu menyebut perusahaan memperoleh disclaimer dan tidak memperoleh opini dari lembaga audit. Hal ini terjadi pada 2018 lalu.
Sementara aset yang dikelola perseroan sepanjang 2020 mencapai Rp31,07 triliun. Direktur Utama Asabri, R Wahyu Suparyono menyebut, kerugian yang dialami masih bisa diperbaiki ke depannya.
"Kami menginformasikan bahwa sampai dengan tahun 2020, Asabri mengelola aset sebesar Rp31,07 triliun. Dan periode terakhir per 31 Desember 2020 telah membukukan kerugian komprehensif sebesar Rp4,8 triliun dengan posisi ekuitas negatif itu Rp13,3 triliun," bebernya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Rabu (9/6/2021).
Baca juga: Kasus Asabri, Kejagung Periksa 3 Saksi Termasuk Dirut Recapital
Dia mengakui bahwa kinerja Asabri beberapa tahun terakhir cukup memalukan. Sebelum dipercaya sebagai Dirut BUMN Asuransi tersebut, Wahyu menyebut perusahaan memperoleh disclaimer dan tidak memperoleh opini dari lembaga audit. Hal ini terjadi pada 2018 lalu.
Lihat Juga :