Service Provider Tetap Bertahan di Tengah Pembatalan Haji RI

Kamis, 10 Juni 2021 - 00:10 WIB
loading...
Service Provider Tetap...
Pembatalan pemberangkatan jamaah haji dari Indonesia tidak berdampak signifikan terhadap bisnis layanan pendukung (service provider) ibadah haji dan umrah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pembatalan pemberangkatan jamaah haji dari Indonesia tidak berdampak signifikan terhadap bisnis layanan pendukung (service provider) ibadah haji dan umrah. Kabar Arab Saudi akan mengeluarkan kuota 60 ribu jamaah haji pada 2021 justru menjadi peluang dan angin segar bagi perusahaan di sektor ini, seperti PT Arsy Buana Travelindo (ABT).

“Hal itu mengingat pada 2020, jumlah kuota haji yang dikeluarkan Arab Saudi hanya sebanyak 10 ribu orang untuk seluruh dunia,” papar President Director ABT, Saipul Bahri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga: Haji 2021 Batal, Persiapan Tahun Depan Akan Dibahas Lebih Awal

ABT merupakan salah satu pemain bisnis layanan pendukungPenyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Bisnis ABT mencakuppelayanan penginapan (hotel), tiket pesawat, dan land arrangement (LA) segala keperluan haji dan umrah di Tanah Suci, Mekah, Arab Saudi.

Dia memastikan, hotel yang dikelola ABT dalam keadaan siap untuk melayani jamaah haji dan umrah dari berbagai negara, bukan hanya Indonesia. Itu artinya, bertambahnya kuota haji tahun ini akan menjadi angin segar terhadap akomodasi yang dikelola ABT.

Saat ini, ABT memiliki beberapa kamar hotel di Mekah dan Madinah yang berada di lokasi strategis. Total kamar yang tersedia sementara ini mencapai 889 per bulan.

Saipul menyatakan, Arab Saudi sudah membuat sistem teknologi informasi dan reservasi akomodasi hotel secara mandiri yang terkoneksi dengan kementrian haji untuk menunjang ibadah baik umrah atau haji. Hotel-hotel yang dikelola oleh ABT sudah terkoneksi dengan sistem tersebut, seperti Fajr Bade Group.

Dengan demikian, dia menyatakan, hotel ABT sebetulnya sangat bisa menampung jemaah haji untuk tahun ini. Apalagi hotel-hotel yang dikelola ABT, seperti Fajr Badee sudah menerapkan protokol kesehatan yang menjadi standar dari kementrian kesehatanArab Saudi.

“Patut digarisbawahi, hingga kini, Mekah tidak ditutup. Pada Ramadan tahun ini, ibadah umrah tetap diizinkan. Jadi, bisnis service provider seperti ABT sebenarnya tetap berjalan,” kata dia.

Saipul menambahkan, ibadah umrah selepas musim haji juga tetap dibuka oleh Arab Saudi. Bahkan, ada potensi jemaah umrah asal Indonesia bisa berangkat ke Tanah Suci. Hal ini akan diputuskan oleh Pemerintah Arab Saudi. Jika ini terjadi, pasar bisnis sebagai provider untuk penyelenggara perjalanan umrah atau haji makin terbuka.

Baca Juga: Menag: Dana Haji Aman, Akuntabel, dan Bisa Ditarik, Jangan Percaya Hoaks

Dalam jangka panjang, dia menuturkan, bisnis layanan pendukung haji dan umrah sangat potensial, seiring posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, lalu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang sudah masif.

Prospek sektor ini kian cerah, seiring rencana Arab Saudi menaikkan kuota jemaah umrah dari 8 juta menjadi 30 juta per tahun pada 2030.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Umroh.in dan Maghfirah...
Umroh.in dan Maghfirah Travel Tawarkan Program Umroh Cerdas Mulai Rp24 Juta
Pembiayaan Porsi Haji...
Pembiayaan Porsi Haji Lebih Mudah Bersama Siap Haji
Biaya Haji Jadi Rp49,8...
Biaya Haji Jadi Rp49,8 Juta, Amphuri: Masih Bisa Diterima dan Masuk Akal
Menhub Ajak Arab Saudi...
Menhub Ajak Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama Penerbangan Haji, Umrah dan Pariwisata
Permudah Nasabah Pergi...
Permudah Nasabah Pergi Haji dan Umrah, Bank Panin Dubai Syariah Perkuat Kemitraan
Perkuat Pembiayaan Syariah,...
Perkuat Pembiayaan Syariah, MNC Guna Usaha Indonesia Teken Kerja Sama dengan Bank Panin Dubai Syariah
Doa dan Amalan agar...
Doa dan Amalan agar Disegerakan Ibadah Umrah dan Haji
KPK-Kejagung Diminta...
KPK-Kejagung Diminta Berantas Praktik Mafia Haji dan Umrah hingga Tuntas
RUU Haji dan Umrah Didorong...
RUU Haji dan Umrah Didorong Fleksibel dan Tidak Indonesiasentris
Rekomendasi
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved