Inflasi Tak Jauh dari Ekspektasi, Mata Uang Garuda Menguat
Jum'at, 11 Juni 2021 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
“Jika di atas 100, maka artinya konsumen optimistis memandang perekonomian baik saat ini hingga enam bulan mendatang,” tutur Ibrahim dalam riset hariannya, Jumat (11/6/2021).
Ia menambahkan, konsumen yang semakin pede menjadikan indikasi peningkatan konsumsi semakin menguatkan ekspektasi Indonesia lepas dari resesi di kuartal ini. Ditambah lagi Bank Indonesia (BI) kemarin melaporkan penjualan ritel akhirnya mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya setelah mengalami kontraksi selama 16 bulan beruntun.
Baca juga: Mantan Wali Kota Tasikmalaya Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin
“Bank Indonesia (BI) telah melaporkan bahwa penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil (IPR) pada April 2021 berada di 220,4. Naik 17,3% dibandingkan bulan sebelumnya dan 15,6% dari April 2020,” tutupnya.
Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, Senin (14/6) mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.160-Rp14.210.
Ia menambahkan, konsumen yang semakin pede menjadikan indikasi peningkatan konsumsi semakin menguatkan ekspektasi Indonesia lepas dari resesi di kuartal ini. Ditambah lagi Bank Indonesia (BI) kemarin melaporkan penjualan ritel akhirnya mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya setelah mengalami kontraksi selama 16 bulan beruntun.
Baca juga: Mantan Wali Kota Tasikmalaya Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin
“Bank Indonesia (BI) telah melaporkan bahwa penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil (IPR) pada April 2021 berada di 220,4. Naik 17,3% dibandingkan bulan sebelumnya dan 15,6% dari April 2020,” tutupnya.
Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, Senin (14/6) mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.160-Rp14.210.
(uka)
Lihat Juga :