Erick Thohir Angkat Sang Kawakan Ini Sebagai Komut Holding Kendaraan Listrik
Minggu, 13 Juni 2021 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
IBC sendiri sudah diresmikan Menteri BUMN pada Maret 2021 lalu. Pemegang saham menilai, pendirian holding untuk ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Indonesia adalah langkah yang cukup berani. Sebab, industri dalam negeri dirancang agar bisa bersaing dengan negara-negara maju di dunia, seperti China, Amerika Serikat (AS), dan Korea.
Agus sendiri sudah malang melintang atau kawakan di jabatan komisaris sejumlah BUMN. Di antaranya adalah PT Semen Batu Raja, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Krakatau Steel, PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Boma Bisma Indra, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekayasa Industri.
Baca juga:Refly Harun Sarankan Rizal Ramli Ikut Konvensi Capres, Kenapa?
Mengutip situs Astra Otoparts Agus Tjahajana saat ini juga tercatat sebagai komisaris independen di perusahaan grup Astra Tersebut. Agus diangkat sebagai komisaris di Astra Otoparts sejak Mei 2017.
Di lingkungan birokrasi, Agus pernah menjadi petinggi di Kementerian Perindustrian. Sebelumnya dia pernag menjabat Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian (2010-2015), Direktur Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah Departemen Perindustrian dan Perdagangan (2002-2004) dan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Elektronika, dan Aneka Departemen Perindustrian dan Perdagangan (1998-2002).
Agus sendiri sudah malang melintang atau kawakan di jabatan komisaris sejumlah BUMN. Di antaranya adalah PT Semen Batu Raja, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Krakatau Steel, PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Boma Bisma Indra, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekayasa Industri.
Baca juga:Refly Harun Sarankan Rizal Ramli Ikut Konvensi Capres, Kenapa?
Mengutip situs Astra Otoparts Agus Tjahajana saat ini juga tercatat sebagai komisaris independen di perusahaan grup Astra Tersebut. Agus diangkat sebagai komisaris di Astra Otoparts sejak Mei 2017.
Di lingkungan birokrasi, Agus pernah menjadi petinggi di Kementerian Perindustrian. Sebelumnya dia pernag menjabat Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian (2010-2015), Direktur Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah Departemen Perindustrian dan Perdagangan (2002-2004) dan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Elektronika, dan Aneka Departemen Perindustrian dan Perdagangan (1998-2002).
(uka)
Lihat Juga :