Genap 50 Tahun, Surya Semesta Internusa Pacu Diversifikasi Bisnis
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
“Bagi kami, sektor industri merupakan salah satu kontributor perekonomian Indonesia dan pengembangan industri membutuhkan sebuah kawasan industri yang terintegrasi dan dukungan perizinan usaha yang mudah. Melalui Layanan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) dan Suryacipta Centre of Information and Outsourcing, kami berupaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berinvestasi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi SSIA, Building a Better Indonesia,” ujar Johannes.
Pengembangan Kota Industri Suryacipta di Karawang juga semakin lengkap dengan penyediaan layanan pembangunan, penyewaan dan pengelolaan pergudangan dan pabrik siap pakai. Penyediaan layanan ini dilakukan oleh anak usaha perseroan yaitu PT SLP SURYA TICON INTERNUSA (SLP). SLP ini merupakan perusahaan Joint Venture antara SSIA, Mitsui dan Frasers (sebelumnya TICON) yang didirikan pada 7 April 2015. Hingga 31 Desember 2020, SLP Karawang memiliki total luas bangunan 128.566 m2 dari total lahan yang tersedia seluas 160.255 m2.
Baca Juga : Adhi Commuter Properti Kebut Beberapa Proyek TOD di Bodetabek
Dalam bidang konstruksi, SSIA melalui anak usaha PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun di bidang jasa konstruksi high rise building, industri, infrastruktur seperti jalan dan jembatan serta pekerjaan pemancangan tiang pancang. NRCA mendapatkan kepercayaan menjadi kontraktor dalam pembangunan proyek infrastruktur besar yaitu proyek jalan tol Cikampek‐Palimanan sepanjang 116 KM dan telah beroperasi pada bulan Juni 2015.
Di bidang perhotelan, SSIA tengah mengembangkan bisnis baru melalui anak usahanya PT Batiqa Hotel Manajemen (BHM). Perusahaan telah mengelola Batiqa Hotels di delapan lokasi yaitu Batiqa Hotel & Apartments Karawang, Batiqa Hotel Cirebon, Batiqa Hotel Jababeka, Batiqa Hotel Palembang, Batiqa Hotel Pekanbaru, Batiqa Hotel Lampung, Batiqa Hotel Darmo ‐ Surabaya, dan Batiqa Hotel Jayapura. Batiqa Hotels berencana akan terus berekspansi dengan mendirikan hotel‐hotel yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Pengembangan Kota Industri Suryacipta di Karawang juga semakin lengkap dengan penyediaan layanan pembangunan, penyewaan dan pengelolaan pergudangan dan pabrik siap pakai. Penyediaan layanan ini dilakukan oleh anak usaha perseroan yaitu PT SLP SURYA TICON INTERNUSA (SLP). SLP ini merupakan perusahaan Joint Venture antara SSIA, Mitsui dan Frasers (sebelumnya TICON) yang didirikan pada 7 April 2015. Hingga 31 Desember 2020, SLP Karawang memiliki total luas bangunan 128.566 m2 dari total lahan yang tersedia seluas 160.255 m2.
Baca Juga : Adhi Commuter Properti Kebut Beberapa Proyek TOD di Bodetabek
Dalam bidang konstruksi, SSIA melalui anak usaha PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun di bidang jasa konstruksi high rise building, industri, infrastruktur seperti jalan dan jembatan serta pekerjaan pemancangan tiang pancang. NRCA mendapatkan kepercayaan menjadi kontraktor dalam pembangunan proyek infrastruktur besar yaitu proyek jalan tol Cikampek‐Palimanan sepanjang 116 KM dan telah beroperasi pada bulan Juni 2015.
Di bidang perhotelan, SSIA tengah mengembangkan bisnis baru melalui anak usahanya PT Batiqa Hotel Manajemen (BHM). Perusahaan telah mengelola Batiqa Hotels di delapan lokasi yaitu Batiqa Hotel & Apartments Karawang, Batiqa Hotel Cirebon, Batiqa Hotel Jababeka, Batiqa Hotel Palembang, Batiqa Hotel Pekanbaru, Batiqa Hotel Lampung, Batiqa Hotel Darmo ‐ Surabaya, dan Batiqa Hotel Jayapura. Batiqa Hotels berencana akan terus berekspansi dengan mendirikan hotel‐hotel yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia.
(dar)
Lihat Juga :