Curhat Pengusaha ke Jokowi, Berantas Pungli Jangan Hanya di Priok
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
"Order pengangkutan logistik saat ini tergolong menurun akibat Pandemi Covid-19. Kalau Sopir truk terkena pungli yang bersangkutan tidak bisa lagi membawa penghasilannya ke rumah untuk keluarganya," ujar Ryano yang perusahaannya kini telah mengoperasikan sekitar 300-an Truk kontainer maupun multimoda di sejumlah pelabuhan di Indonesia, termasuk di pelabuhan Tanjung Priok.
Baca Juga: Wah Enak Dong, Gaji PNS Mau Naik Lagi Nih!
Sebagaimana diketahui, saat Presiden melakukan peninjauan langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (10/6), menerima keluhan para Sopir Truk soal praktik pungli dan premanisme di Tanjung Priok. Presiden-pun merespon cepat dengan menelpon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta memerintahkan jajaran Kepolisian untuk menindak segala bentuk pungli dan premanisme yang dialami para Sopir Truk logistik tersebut.
"Kami sebagai pebisnis sangat mengapresiasi respon yang cepat dari Presiden yang ditindaklanjuti oleh Kapolri dan jajarannya dalam menindak para pelaku pungli dan premanisme di Tanjung Priok itu. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kembali penghasilan pengemudi serta memberikan rasa aman bagi pelaku bisnis di Indonesia," ucap Ryano.
Baca Juga: Wah Enak Dong, Gaji PNS Mau Naik Lagi Nih!
Sebagaimana diketahui, saat Presiden melakukan peninjauan langsung kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis (10/6), menerima keluhan para Sopir Truk soal praktik pungli dan premanisme di Tanjung Priok. Presiden-pun merespon cepat dengan menelpon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta memerintahkan jajaran Kepolisian untuk menindak segala bentuk pungli dan premanisme yang dialami para Sopir Truk logistik tersebut.
"Kami sebagai pebisnis sangat mengapresiasi respon yang cepat dari Presiden yang ditindaklanjuti oleh Kapolri dan jajarannya dalam menindak para pelaku pungli dan premanisme di Tanjung Priok itu. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kembali penghasilan pengemudi serta memberikan rasa aman bagi pelaku bisnis di Indonesia," ucap Ryano.
(nng)
Lihat Juga :