Soal Klaim Raibnya Deposito Nasabah Rp20 M BNI Pilih Jalur Hukum, Ini Alasannya

Rabu, 16 Juni 2021 - 16:10 WIB
loading...
Soal Klaim Raibnya Deposito...
Corporate Secretary BNI Mucharom di acara BNI Talk, di Jakarta, Rabu (16/6/2021). Foto/M Faizal
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memilih penyelesaian secara hukum terkait klaim raibnya deposito nasabah di Makassar sebesar Rp20,1 miliar. Melalui jalur hukum BNI yakin akan ada titik terang terkait keberadaan dana yang dikeluhkan nasabah tersebut.

Corporate Secretary BNI Mucharom menerangkan, penyelesaian secara hukum juga menjadi pilihan karena dari penulusuran BNI, dipastikan tidak ada dana yang masuk dari nasabah dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito di Kantor Cabang BNI Makassar.

Baca Juga: Makassar Gempar, Uang Deposito Rp20 M Raib Saat Akan Dipakai Berobat

"Oleh karena itu, BNI memilih penyelesaian secara hukum untuk mendapatkan titik terang terkait keberadaan dana yang sebelumnya dikeluhkan oleh nasabah tersebut," ujar Mucharom di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Yang pasti, jelas dia, BNI menemukan adanya pemalsuan bilyet deposito BNI dalam kasus tersebut. Pihak BNI memastikan tidak ada dana masuk dalam sistem bank seperti klaim tersebut. "Karena itu, agar ada titik terang, kami pada 1 April lalu telah melaporkan kasus tersebut ke penegak hukum," tandasnya.

Kasus ini diketahui tengah dalam tahap penyidikan oleh pihak yang berwajib. Mucharom menegaskan, manajemen BNI menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum yang sedang berjalan. Dia menegaskan, BNI yakin dengan proses hukum yang transparan, kasus ini akan dapat diungkap secara terang benderang.

Dia juga menyampaikan komitmen BNI dalam menjaga keamanan seluruh dana nasabah yang disimpan di bank tersebut. "Dana nasabah dijamin aman di BNI. Dan, pelayanan di BNI tetap berjalan normal. Kami mengapresiasi nasabah yang tetap setia bertransaksi dengan BNI," tuturnya.

Baca Juga: Pembelot Cantik Kecam Sensor Universitas AS: 'Bahkan Korut Tak Segila Ini'

Berkaca dari kasus ini, Mucharom juga mengimbau nasabah untuk mengaktifkan BNI Mobile Banking, sehingga nasabah dapat memeriksa kondisi rekeningnya setiap saat, baik terkait dana masuk maupun dana keluar, serta transaksi-transaksi keuangan lainnya. "Nasabah juga berkewajiban menjaga kerahasiaan data pribadi dan fasilitas perbankan yang dimilikinya," imbuhnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
Gelar Tangerang Taxpo,...
Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan
Rekomendasi
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Senator: Tambahan Penerima...
Senator: Tambahan Penerima Bantuan Pangan Harus Diiringi Penguatan Data dan Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Berita Terkini
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Infografis
Sering Diperebutkan,...
Sering Diperebutkan, Ini Perbedaan Jalur Gaza dan Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved