Cari Modal dari Jual Perhiasan, Kini Sukses Bisnis Kantong ASI

Kamis, 17 Juni 2021 - 04:21 WIB
loading...
Cari Modal dari Jual...
Mengenang kejadian tersebut, Shierly berinisiatif menciptakan produk kantong ASI sendiri. Bermodal uang Rp 10 juta hasil menjual perhiasan. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Mempunyai Air Susu Ibu (ASI) yang melimpah tentu menjadi keinginan semua ibu. Tak jarang untuk mendapatkan ASI melimpah, Ibu menyusui rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli produk pelancar ASI.

Namun, ada cerita menarik dari Shierly Iwanto, Ibu satu anak ini menangis karena ia punya produksi ASI yang melimpah. Wah kok bisa? begini ceritanya!

Baca Juga: Fasilitasi KUR Super Mikro, Airlangga Dorong Alumni Prakerja Berani Buka Usaha

Shierly mengaku agar ASI-nya tidak keluar sia-sia, ia memompa dan menaruhnya ke kantong ASI, lalu menyimpannya untuk si kecil ketika lahir nanti. Ketika sang anak lahir, Shierly tidak khawatir karena berpikir sudah memiliki banyak stok di pendingin.

Cari Modal dari Jual Perhiasan, Kini Sukses Bisnis Kantong ASI


Namun, alangkah terkejutnya Shierly ketika suatu pagi mendapati ASI yang dikumpulkannya tumpah. Perasaan kecewa dan hancur menyelimuti Shierly. Kejadian tersebut membuatnya sedih.

"Tahu gitu, aku bisa sumbangkan ASI ku kepada ibu yang membutuhkan, daripada harus terbuang sia-sia,” ujarnya.

Mengenang kejadian tersebut, Shierly berinisiatif menciptakan produk kantong ASI sendiri. Bermodal uang Rp 10 juta hasil menjual perhiasan, Shierly mulai memproduksi kantong ASI akhir tahun 2019. Produk itu ia jual dengan cara promosi mulut ke mulut dan media sosial.

Wanita berusia 32 tahun itu menambahkan inovasi baru seperti fitur double zipper yang bisa mengunci kemasan agar ASI tidak mudah tumpah, memberikan thermal indicator suhu ASI, dan memberikan varian 200 ml untuk dapat menyimpan ASI lebih banyak.

Tidak disangka, produk buatannya mulai diterima masyarakat dan terjual hingga luar negeri. “Awalnya aku menjual produk ini secara mulut ke mulut, sampai akhirnya aku mencoba buka toko daring di marketplace apalagi dalam musim pandemi corona seperti ini,” kata Shierly.

Baca Juga: Kisah Agusta Membuka Usaha Tie Dye Berkat Kursus Prakerja

Orang bilang tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kerja keras dan tekad yang kuat, toko yang dinamakan Honey Boo ini berkembang hingga bisa mempekerjakan 8 orang karyawan. Tidak hanya kantong ASI, Honey Boo juga mulai membuat produk ibu dan bayi yang dikemas dengan karakter model lucu dan unik tetapi punya harga yang bisa dijangkau masyarakat menengah.

Membesarkan nama Honey Boo tentu bukan urusan mudah, Shierly terus berupaya menjaga kepercayaan pelanggan dalam segala hal. Menurutnya, pelanggan dengan mudah saja beralih ke penjual lain jika produknya tidak baik.

"Persaingan harga dan toko yang dijual di marketplace sangatlah banyak, tentu saya berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada semua konsumen," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
Metro Timur Indonusa...
Metro Timur Indonusa Investasi USD1 Juta, Dukung Pengembangan Alat AI bagi Kreator
Pekerja Muda Beralih...
Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
Rocket Day 2025, 25...
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
5 Ide Bisnis Sampingan...
5 Ide Bisnis Sampingan Modal Kecil Kejar Target Akhir Tahun
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Perluas Jaringan, Depo...
Perluas Jaringan, Depo Bangunan Buka Gerai di Pekan Baru
Rekomendasi
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved