Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% di 2022
Kamis, 17 Juni 2021 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Laporan Bank Dunia juga menyebut respons fiskal terhadap Covid-19 kuat tetapi penyesuaian pengeluaran telah dilakukan pada tahun 2021 karena kendala pendapatan dan pembiayaan. Paket respons fiskal Covid -19 ditingkatkan dari 3,8 menjadi 4,5% dari PDB antara 2020 dan 2021, termasuk untuk menyediakan dana untuk kampanye vaksinasi gratis.
Baca juga:AS Kalahkan Sistem Rudal S-400 Rusia dalam Latihan Perang Besar-besaran
Tapi itu termasuk pemotongan belanja bantuan sosial sekitar 0,3 poin persentase dari PDB. Meskipun utang publik relatif rendah, ruang fiskal dibatasi oleh kombinasi basis pendapatan yang sempit dan pasar utang yang dangkal yang menyebabkan pembiayaan moneter defisit fiskal yang tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain.
"Namun, ketidakpastian tetap sangat tinggi dan risiko kerugian cenderung ke bawah," tandasnya.
Baca juga:AS Kalahkan Sistem Rudal S-400 Rusia dalam Latihan Perang Besar-besaran
Tapi itu termasuk pemotongan belanja bantuan sosial sekitar 0,3 poin persentase dari PDB. Meskipun utang publik relatif rendah, ruang fiskal dibatasi oleh kombinasi basis pendapatan yang sempit dan pasar utang yang dangkal yang menyebabkan pembiayaan moneter defisit fiskal yang tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain.
"Namun, ketidakpastian tetap sangat tinggi dan risiko kerugian cenderung ke bawah," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :