Dukung PLTSa Surakarta, PLN Bayar Listrik dari Sampah Rp1.800/kWh
Selasa, 22 Juni 2021 - 16:44 WIB
loading...
PLTSa Surakarta akan memanfaatkan sampah dari TPA Putri Cempo sekitar 276 ton per hari. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta seharga USD13,35 sen per kWh atau setara Rp1.800/kWh. Pembelian listrik dari PLTSa terbesar di Jawa Tengah ini merupakan bentuk dukungan PLN dalam mengatasi permasalahan sampah di Surakarta.
Langkah ini juga menjadi bagian transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam penyediaan listrik nasional.
Baca Juga: Hingga Juni, PLN Terapkan Co-Firing di 17 PLTU Hasilkan Energi Hijau 189 MW
"PLN siap memanfaatkan EBT dengan membeli listrik dari PLTSa sesuai ketentuan yang telah disepakati. Ini adalah bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan," tutur General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DI Yogyakarta M Irwansyah Putra dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Sebelumnya, PLN telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement) dengan PT Solo Citra Metro Plasma Power selaku pengelola PLTSa Surakarta pada akhir Desember 2018 silam.
Langkah ini juga menjadi bagian transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam penyediaan listrik nasional.
Baca Juga: Hingga Juni, PLN Terapkan Co-Firing di 17 PLTU Hasilkan Energi Hijau 189 MW
"PLN siap memanfaatkan EBT dengan membeli listrik dari PLTSa sesuai ketentuan yang telah disepakati. Ini adalah bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan," tutur General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DI Yogyakarta M Irwansyah Putra dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Sebelumnya, PLN telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement) dengan PT Solo Citra Metro Plasma Power selaku pengelola PLTSa Surakarta pada akhir Desember 2018 silam.
Lihat Juga :