Dukung Energi Terbarukan, BNI Kucuri Geo Dipa Kredit Rp476 Miliar
Rabu, 23 Juni 2021 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Penandatanganan perjanjian kredit ini juga menunjukkan sinergi antar-BUMN. Geo Dipa Energi adalah BUMN yang bergerak di bidang energi yang mengemban tugas pemerintah untuk mengembangkan pemanfaatan energi listrik, khususnya yang berasal dari energi terbarukan.
"BNI berkomitmen memajukan perekonomian melalui dukungan kepada Geo Dipa Energi dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia," tambah Silvano.
Silvano menerangkan, kredit untuk energi searah dengan salah satu strategi bisnis BNI pada tahun 2021, yaitu peningkatan bisnis yang berkelanjutan melalui peningkatan portofolio hijau.
"BNI secara aktif menyalurkan pembiayaan kepada berbagai pembangkit berbasis energi terbarukan, antara lain pembiayaan kepada pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga minihydro, dan pembangkit listrik tenaga panas bumi," paparnya.
Sis Apik Wijayanto menambahkan, dukungan BNI terhadap sektor energi terbarukan cukup signifikan. Hal itu dapat dilihat dari realisasi total portofolio terhadap sektor energi terbarukan yang mencapai Rp5,2 triliun pada kuartal I tahun 2021 dan akan terus ditingkatkan. Hal ini, tegas dia, dilakukan dalam rangka mendukung implementasi Enviroment, Social, and Governance (ESG).
"BNI berkomitmen memajukan perekonomian melalui dukungan kepada Geo Dipa Energi dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia," tambah Silvano.
Silvano menerangkan, kredit untuk energi searah dengan salah satu strategi bisnis BNI pada tahun 2021, yaitu peningkatan bisnis yang berkelanjutan melalui peningkatan portofolio hijau.
"BNI secara aktif menyalurkan pembiayaan kepada berbagai pembangkit berbasis energi terbarukan, antara lain pembiayaan kepada pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga minihydro, dan pembangkit listrik tenaga panas bumi," paparnya.
Sis Apik Wijayanto menambahkan, dukungan BNI terhadap sektor energi terbarukan cukup signifikan. Hal itu dapat dilihat dari realisasi total portofolio terhadap sektor energi terbarukan yang mencapai Rp5,2 triliun pada kuartal I tahun 2021 dan akan terus ditingkatkan. Hal ini, tegas dia, dilakukan dalam rangka mendukung implementasi Enviroment, Social, and Governance (ESG).
Lihat Juga :