Masih Pandemi, ARCI Tawarkan Saham Perdana Secara Elektronik

Senin, 28 Juni 2021 - 14:45 WIB
loading...
Masih Pandemi, ARCI...
Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. Emiten dengan kode saham ARCI ini menjadi perusahaan tercatat ke-20 di sepanjang tahun 2021 yang melantai di bursa.

Wakil Direktur Utama PT Archi Indonesia Tbk Rudy Suhendra mengungkapkan, PT Archi Indonesia Tbk sudah memulai persiapan IPO dari tahun 2019. Sehingga, di tahun 2020 kegiatan IPO berjalan dengan baik walau di tengah situasi pandemi.

Baca juga: Memulai Debut di Bursa Hari Ini, Harga Saham ARCI Naik 5%

“Kami sudah memulai dari tahun 2019 untuk persiapaan dari good governance, pembukuan, dan dari jajaran manajemannya. Sehingga, kami memulai kegiatan IPO di tahun 2020 semua berjalan dengan baik walaupun dengan masa pandemi dan semua juga sangat antusias terhadap rencana IPO kami,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Senin (28/6/2021).

Pada IPO ini, PT Archi Indonesia Tbk menggunakan sistem penawaran umum elektronik atau e-IPO. Rudy menilai, proses IPO tersebut bagus untuk masyarakat di situasi pandemi seperti saat ini.

“Proses IPO ini bagus buat masyarakat ya, karena ini salah satu langkah yang terobosan baru juga untuk kita semua mendaftarkan secara online apalagi masa pandemi ini,” tuturnya.

Baca juga: Melantai di Bursa Hari Ini, Berikut Profil Archi Indonesia

Melantai dengan e-IPO diakui merupakan pengalaman pertama bagi PT Archi Indonesia Tbk. Walau terdapat beberapa hal yang perlu dipelajari, sejauh ini prosesnya dapat terlaksana dengan baik.

“Dari sisi waktu maupun dari sisi biaya terutama buat Archi ini kan pengalaman pertama kita untuk melantai dengan e-IPO ya, jadi mungkin ada hal-hal yang perlu kita pelajari dari sebelum-sebelumnya dari yang sudah ada. Tapi sejauh yang kami jalani saat ini, kami merasa prosesnya berjalan dengan baik,” bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Perjuangan Ayu Ting...
Perjuangan Ayu Ting Ting Demi War Tiket BTS, Sampai Buka Dua HP Bareng Vicky Shu
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Infografis
10 Negara Terkuat di...
10 Negara Terkuat di Dunia 2025 secara Militer Versi GFP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved