Nah Lho! 70% Masyarakat RI Tolak Rencana Pajak Sembako

Senin, 28 Juni 2021 - 16:46 WIB
loading...
Nah Lho! 70% Masyarakat...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bocornya dokumen publik mengenai rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sembako memicu berbagai macam respon dari masyarakat di media sosial. Ahli Big Data Continuum Indonesia Omar Abdillah mengatakan, dari survei terhadap respon masyarakat, mayoritas memberikan respon negatif terhadap wacana PPN sembako. Sebanyak 70% masyarakat kecewa dan menolak wacana pajak sembako yang tidak memihak kepada rakyat.

Baca Juga: Obat Cacing Ivermectin Dicoba Buat Pasien Covid, Ini Hasilnya

Pengumpulan data dilakukan melalui media sosial Twitter selama 10 hari dari 4-14 Juni 2021. Terdapat 86.200 pembicaraan dari 63.000 akun. Berdasarkan Analisis Big Data dari percakapan di media sosial, 34 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia memberikan respon terhadap rencana kebijakan ini.

"Perbincangan mengenai pro-kontra wacana PPN sembako ini menyebar tidak hanya di kota-kota besar, tetapi seluruh wilayah di Indonesia. Ini menunjukkan seberapa besar wacana pajak ini mendapatkan atensi dari publik," ujarnya dalam diskusi secara virtual, Senin (28/6/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Perusahaan Rugi Bakal Tetap Dipungut Pajak Minimum

Dia melanjutkan, sebanyak 80% masyarakat menganggap wacana PPN sembako tidak memihak kepada rakyat dan akan memberikan beban kepada rakyat terlebih di masa pandemi. Selain itu, masyarakat juga membandingkan wacana pajak sembako dengan korupsi dana bansos, pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang gratis, serta kurang transparansinya penggunaan pajak.

Sementara itu, sebanyak 5% publik yang setuju menganggap bahwa rencana ini akan membantu pemulihan ekonomi, terlebih jika yang akan dipajaki adalah sembako premium. "Mereka miris dengan dana bansos yang dikorupsi tetapi pemerintah malah mewacanakan PPN sembako ini. Tidak banyak masyarakat yang setuju dengan adanya wacana pajak sembako," jelasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Danareksa Kirim 5 Ton...
Danareksa Kirim 5 Ton Beras dan Sembako untuk Korban Banjir Sumatera
Jelang Nataru, Harga...
Jelang Nataru, Harga Gula Pasir hingga Daging Ayam Kompak Naik
Purbaya Kaji Turunkan...
Purbaya Kaji Turunkan PPN, Ekonom: Sebaiknya Jadi 8 Persen
Cara Daftar Antrean...
Cara Daftar Antrean KJP Oktober 2025, Mudah dan Cepat
Bansos Sembako Sudah...
Bansos Sembako Sudah Cair Rp20,26 Triliun, Tiap Keluarga Dapat Rp200.000
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Tinjau Lagi Rencana Pajak Sembako
Buruh Dapat Sembako...
Buruh Dapat Sembako di May Day 2026, Andi Gani: Tak Ada dari Oligarki dan APBN yang Dipakai
Rekomendasi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved