Cerah, Outlook Ekonomi ke Depan Dinilai Semakin Membaik

Selasa, 29 Juni 2021 - 11:47 WIB
loading...
A A A
"Memasuki bulan Juni, terlihat rilisan data ekonomi yang semakin membaik dari dalam negeri. Yang pertama, data PMI manufaktur meningkat menjadi 55,3 untuk periode Mei, dari 54,6 di bulan April. Lalu, inflasi juga dilaporkan meningkat 1,68% yoy pada bulan Mei, dari bulan April yang hanya meningkat 1,42% yoy. Ke depan, para investor tentunya menantikan data pertumbuhan ekonomi yang lebih baik untuk kuartal II/2021, dibandingkan pembacaan kuartal I yang terkontraksi -0,74% yoy," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi akan didorong oleh program vaksinasi yang terus ditingkatkan oleh pemerintah. Selain itu, realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi telah mencapai 24,6% hingga pertengahan Mei 2021.

Dari pasar saham, lanjut dia, sepanjang bulan Mei, IHSG membukukan pelemahan -0,80%, ditutup di level 5,947. Para pelaku pasar selama bulan Mei memang masih terlihat wait and see terkait lonjakan kasus Covid-19 dari dalam negeri.

Namun, dia melihat adanya potensi penguatan pada IHSG seiring dengan aktivitas ekonomi yang semakin membaik. "Adanya penambahan sektor baru, yaitu health care dan technology pada indeks diharapkan akan mendorong kembalinya likuiditas pada IHSG. IHSG diperkirakan berada di rentang 5.900–6.300 dalam jangka pendek ke depan," jelasnya.

Berbeda dengan pasar saham, pasar obligasi diperdagangkan menguat pada bulan lalu. Imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah turun -0,60% ke level 6,422% di akhir bulan Mei. Suku bunga acuan yang rendah membuat pasar obligasi Indonesia kian menarik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Prabowo: Mencuri Uang...
Prabowo: Mencuri Uang Rakyat, Saya Tidak Toleransi
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved