Menerawang Prospek Harga Minyak dan Emas Tahun ini

Selasa, 29 Juni 2021 - 20:25 WIB
loading...
Menerawang Prospek Harga...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Senior Investment Strategist OCBC Bank , Vasu Menon memperkirakan kenaikan harga minyak akan tetap konsisten di semester kedua tahun ini dengan prospek berubah netral pada 2022.

Menurut dia, permintaan yang meningkat untuk perjalanan domestik saat musim liburan musim panas di negara-negara Barat akan meningkatkan permintaan minyak. "Kami juga bisa melihat investor menggunakan minyak sebagai alat pelindung nilai inflasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Minyak Jelantah Bisa Dijadikan Biodiesel, Sayang Belum Ada Regulasinya

Dia tetap optimis selama 6 bulan ke depan bahwa prospek harga minyak masih baik dan akan berubah netral pada 2022. Selain itu, pasar minyak kemungkinan harus bersaing dengan meningkatnya pasokan dari OPEC, AS, dan mungkin Iran.

Sementara untuk emas, lanjut Vasu, tampaknya telah diuntungkan dari aksi jual bitcoin baru-baru ini. Investor tampak ragu untuk membeli kembali penurunan yang terjadi pada crypto. Hal ini diatur untuk menguji proposisi nilai bitcoin sebagai emas digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Rekomendasi
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved