Banggar DPR: Pemerintah Ngutang demi Keselamatan Rakyat

Rabu, 30 Juni 2021 - 15:27 WIB
loading...
Banggar DPR: Pemerintah...
Utang pemerintah ditegaskan merupakan tanggung jawab bersama yang terjadi akibat kondisi pandemi saat ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR menegaskan bahwa utang pemerintah saat ini juga merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk DPR. Selain itu, utang diambil pemerintah untuk keselamatan rakyat.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, keputusan untuk berutang merupakan konsekuensi kondisi objektif dan subjektif yang memaksa pemerintah melebarkan defisit anggaran.

Baca Juga: Duh, Beban Utang Pemerintah Sudah Sangat Mengkhawatirkan!

"Pelebaran defisit itu dimungkinkan karena undang-undang memberikan kesempatan kepada pemerintah dan DPR, untuk menaati ketentuan di mana maksimal utang adalah 60% dari produk domestik bruto (PDB)," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Said menegaskan, pemerintah dan Banggar DPR sama-sama memahami bahwa hukum tertinggi di negara ini salah satunya adalah keselamatan rakyat. Dia menegaskan, jika saja tidak ada pandemi Covid-19, maka di tahun 2022 keseimbangan primer Indonesia sudah positif.

Baca Juga: Ancaman Utang Menghantui, Ketua DPD RI: Kita Harus Tetap Optimistis

Namun, karena pendemi Covid-19 tidak bisa ditolak dan belum diketahui kapan akan berakhir, maka dengan pemahaman bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi yang harus diprioritaskan, pemerintah mengambil keputusan melebarkan defisit. Di bagian lain, DPR pun sepakat dan menyetujui secara sadar keputusan untuk melebarkan defisit tersebut.

"Sudah kewajiban kita sebagai pimpinan bahwa kami hukumnya wajib berutang (dengan defisit) dilebarkan untuk kehidupan rakyat," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
Tak Tepat Kaitkan Utang...
Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG, Pakar: Cara Berpikir Fiskal Terlalu Dangkal
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Rekomendasi
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved