Mal Tutup Saat PPKM Darurat, Penjualan Ritel Bakal Turun Tajam
Kamis, 01 Juli 2021 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
“Dampaknya pertumbuhan ekonomi pada kuartal III akan kembali turun tajam. Ini bergantung dari berapa lama PPKM Darurat diberlakukan. Semakin lama diberlakukan, semakin besar kontraksi ekonominya,” tuturnya.
Lanjut Piter, dengan ditutupnya pusat perbelanjaan atau mal, serta adanya pembatasan jam operasional di restoran dan swalayan, dinilai tidak sampai menimbulkan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Akan tetapi, kemungkinan besar banyak pekerja yang dirumahkan sementara.
Baca juga: Menko Luhut: Tidak Ada Mal yang Buka Sampai Tanggal 20 Juli
“PHK saya kira tidak, tapi dengan jam operasi yang sangat terbatas kemungkinan sebagian besar toko dan resto akan memilih untuk tutup. Kemudian, untuk itu mereka akan merumahkan sementara pegawainya. Jadi, tidak di-PHK tapi dirumahkan untuk dipanggil kembali ketika PPKM Darurat dihentikan,” bebernya.
Diketahui, selama PPKM Darurat diberlakukan, pusat perbelanjaan atau mal akan ditutup sementara. Selain itu, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari hanya boleh buka hingga pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.
Lanjut Piter, dengan ditutupnya pusat perbelanjaan atau mal, serta adanya pembatasan jam operasional di restoran dan swalayan, dinilai tidak sampai menimbulkan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Akan tetapi, kemungkinan besar banyak pekerja yang dirumahkan sementara.
Baca juga: Menko Luhut: Tidak Ada Mal yang Buka Sampai Tanggal 20 Juli
“PHK saya kira tidak, tapi dengan jam operasi yang sangat terbatas kemungkinan sebagian besar toko dan resto akan memilih untuk tutup. Kemudian, untuk itu mereka akan merumahkan sementara pegawainya. Jadi, tidak di-PHK tapi dirumahkan untuk dipanggil kembali ketika PPKM Darurat dihentikan,” bebernya.
Diketahui, selama PPKM Darurat diberlakukan, pusat perbelanjaan atau mal akan ditutup sementara. Selain itu, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari hanya boleh buka hingga pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.
(ind)
Lihat Juga :