Rapikan Data Bansos, Pemerintah Kebut Program Satu Data

Selasa, 06 Juli 2021 - 19:59 WIB
loading...
Rapikan Data Bansos,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyampaikan perkembangan terkini ihwal program Satu Data Indonesia (SDI). Salah satunya terkait kesiapan Satu Data Indonesia untuk meminimalisir eror data bantuan sosial (bansos) .

"Kita mencoba untuk meminimalisir eror-eror (dalam bantuan sosial) baik inklusi maupun eksklusi. (Seperti) yang tidak patut malah memperoleh bantuan, sementara yang semestinya mendapat bantuan, (justru) tidak mendapatkan", kata Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam jumpa pers usai rapat Dewan Pengarah SDI, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Menko PMK Sebut Data Penerima Bansos Sudah Lebih Rapi

Suharso mengharapkan agar integrasi data bansos melalui SDI dapat membantu mengurangi tumpang tindih penerima bantuan. Pria yang juga diamanahi sebagai Ketua Dewan Pengarah Satu Data Indonesia tersebut juga melaporkan akan membentuk gugus tugas (task-force) untuk berdiskusi di level teknis dengan para pemangku kepentingan.

Tak ketinggalan, SDI akan ikut bagian dalam diskusi dengan Kementerian Sosial, yang dalam hal ini bertindak sebagai eksekutor terkait pembaharuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Paket Stimulus Ekonomi...
Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Menata Ulang Bansos,...
Menata Ulang Bansos, Fokus Bakal Beralih ke Lansia dan Disabilitas
Siap-siap! Penyaluran...
Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition
2 Juta Penerima Bansos...
2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan
Baleg DPR Targetkan...
Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Gelar Forum Satu Data...
Gelar Forum Satu Data TNI, Pusinfolahta: Wujudkan Tata Kelola Data yang Akurat
Rekomendasi
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved