Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Meninggal, Menteri BUMN: Kehilangan Luar Biasa Besar
Rabu, 07 Juli 2021 - 21:05 WIB
loading...
Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis PT Bio Farma (Persero) Novilia Sjafri Bachtiar meninggal pada Rabu (7/7/2021). Foto/Instagram Bio Farma
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan duka cita atas wafatnya Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis PT Bio Farma (Persero) Novilia Sjafri Bachtiar pada hari ini.
Sebelum meninggal, Novilia diamanahkan menjabat Kepala Tim Uji Klinis vaksin Sinovac. Kepergian almarhumah, kata Erick, meninggalkan duka bagi keluarga besar BUMN dan Indonesia.
Baca juga: RI Bakal Banjir Ivermectin, Kimia Farma Siap Produksi 16 Juta Tablet Sebulan
"Hari ini saya mendapat kabar duka dari keluarga besar PT Bio Farma. Dr Novilia Sjafri Bachtiar, M. Kes., Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinik Bio Farma, meninggal dunia," tulis Erick melalui akun Instagram @erickthohir, dikutip Rabu (7/7/2021).
Erick mengutarakan, Novilia adalah lead scientist dan kepala dari puluhan klinik milik PT Bio Farma (Persero). Semasa hidupnya, almarhumah juga menjadi Kepala Uji Klinis vaksin Sinovac dan mengawal prosesnya hingga digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Baca juga: Tak Perlu Panik, Susu Steril di Pasaran Miliki Kandungan yang Hampir Setara
"Kepergian beliau sungguh kehilangan yang luar biasa besar bagi kami keluarga besar BUMN dan juga Indonesia. Insya Allah, apa yang dilakukan menjadi amal ibadah beliau dan bisa menjadi manfaat bagi bangsa," katanya.
Sebelum meninggal, Novilia diamanahkan menjabat Kepala Tim Uji Klinis vaksin Sinovac. Kepergian almarhumah, kata Erick, meninggalkan duka bagi keluarga besar BUMN dan Indonesia.
Baca juga: RI Bakal Banjir Ivermectin, Kimia Farma Siap Produksi 16 Juta Tablet Sebulan
"Hari ini saya mendapat kabar duka dari keluarga besar PT Bio Farma. Dr Novilia Sjafri Bachtiar, M. Kes., Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinik Bio Farma, meninggal dunia," tulis Erick melalui akun Instagram @erickthohir, dikutip Rabu (7/7/2021).
Erick mengutarakan, Novilia adalah lead scientist dan kepala dari puluhan klinik milik PT Bio Farma (Persero). Semasa hidupnya, almarhumah juga menjadi Kepala Uji Klinis vaksin Sinovac dan mengawal prosesnya hingga digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Baca juga: Tak Perlu Panik, Susu Steril di Pasaran Miliki Kandungan yang Hampir Setara
"Kepergian beliau sungguh kehilangan yang luar biasa besar bagi kami keluarga besar BUMN dan juga Indonesia. Insya Allah, apa yang dilakukan menjadi amal ibadah beliau dan bisa menjadi manfaat bagi bangsa," katanya.
(ind)
Lihat Juga :