eFishery Beri Kontribusi Rp390,43 Miliar ke Perekonomian RI
Kamis, 08 Juli 2021 - 20:24 WIB
loading...
Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan rintisan (startup ) yang fokus mengembangkan inovasi di bidang teknologi akuakultur eFishery secara keseluruhan telah berkontribusi sekitar USD26,85 juta atau setara Rp390,43 miliar bagi perekonomian Indonesia melalui pendapatan yang diperoleh pembudidaya dan mitra lainnya.
Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah mengatakan lebih dari 6.000 kelompok pembudidaya di lebih dari 250 kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah bergabung dalam ekosistem digital eFishery dan merasakan berbagai dampak nyata yang dibawa oleh startup tersebut.
Baca Juga : Keuangan BUMN Berdarah-darah, Nusron Wahid: Karena Dipaksa Melakukan investment
Pencapaian tersebut terangkum dalam Laporan Dampak (Impact Report) yang baru saja dirilis. Gibran menyatakan bahwa untuk menciptakan ekosistem akuakultur yang berkelanjutan dibutuhkan usaha bersama, dan melalui Impact Report ini ia berharap masyarakat Indonesia dapat melihat berbagai perkembangan yang perusahaannya berikan di sektor perikanan budidaya.
“Dengan semangat #TumbuhBersama eFishery ingin para pembudidaya dan stakeholder lainnya di bidang akuakultur tumbuh berdampingan bersama kami. Laporan ini menunjukkan sejumlah dampak positif yang telah kami ciptakan dan berbagai usaha kami dalam membangun ekosistem akuakultur yang adil dan berkelanjutan,” kata Gibran di Jakarta, kemarin.
Perusahaan yang berdiri pada tahun 2013 ini memulai inovasi dengan menciptakan eFisheryFeeder dengan menggunakan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan pakan ikan dan udang secara otomatis. Alat tersebut diketahui berhasil membantu pembudidaya menghemat penggunaan pakan hingga 30% dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 26%. Siklus budidaya pun diketahui dapat menjadi lebih singkat sehingga petani mampu panen lebih cepat dan pendapatannya meningkat.
Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah mengatakan lebih dari 6.000 kelompok pembudidaya di lebih dari 250 kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah bergabung dalam ekosistem digital eFishery dan merasakan berbagai dampak nyata yang dibawa oleh startup tersebut.
Baca Juga : Keuangan BUMN Berdarah-darah, Nusron Wahid: Karena Dipaksa Melakukan investment
Pencapaian tersebut terangkum dalam Laporan Dampak (Impact Report) yang baru saja dirilis. Gibran menyatakan bahwa untuk menciptakan ekosistem akuakultur yang berkelanjutan dibutuhkan usaha bersama, dan melalui Impact Report ini ia berharap masyarakat Indonesia dapat melihat berbagai perkembangan yang perusahaannya berikan di sektor perikanan budidaya.
“Dengan semangat #TumbuhBersama eFishery ingin para pembudidaya dan stakeholder lainnya di bidang akuakultur tumbuh berdampingan bersama kami. Laporan ini menunjukkan sejumlah dampak positif yang telah kami ciptakan dan berbagai usaha kami dalam membangun ekosistem akuakultur yang adil dan berkelanjutan,” kata Gibran di Jakarta, kemarin.
Perusahaan yang berdiri pada tahun 2013 ini memulai inovasi dengan menciptakan eFisheryFeeder dengan menggunakan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan pakan ikan dan udang secara otomatis. Alat tersebut diketahui berhasil membantu pembudidaya menghemat penggunaan pakan hingga 30% dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 26%. Siklus budidaya pun diketahui dapat menjadi lebih singkat sehingga petani mampu panen lebih cepat dan pendapatannya meningkat.
Lihat Juga :